oleh

Modus Jastip, Bea Cukai Juanda Sita 84 iPhone

Detiknews.id Sidoarjo – Sesuai Peraturan Permendag No. 38/M-DAG /PER/8/2013 dan Permen Kominfo nomer 18 Tahun 2014 dimana penumpang diperbolehkan hanya membawa barang smartphone atau handphone maksimal 2 unit perorang. Dan aturan di Bea Cukai yaitu PMK nomer 203/PMK.04/2017 juga telah mengaturnya secara jelas.

info DetikNews.ID

lanjut baca berita

Terkait ini, Kantor Pengawasan Dan Pelayanan Bea Dan Cukai Tipe Madya Pabean II Juanda berhasil membongkar  pelaku usaha jasa titipan berupa 40 box iPhone, 90 botol MMEA dan 84 ponsel iPhone 11 yang belum dipasarkan di Indonesia dan disita dari 5 kasus penindakan dalam jangka waktu 2 minggu.

Foto : Barang bukti yang disita petugas – detiknewsid/m9

Dengan modus Jasa Titipan (Jastip) yaitu memisahkan antara barang dengan packagingnya sehingga antara handphone dan kemasan dibawa oleh orang yang berbeda.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai I Jawa Timur, Muhammad Purwantoro  mengatakan kelima kasus penindakan tersebut semuanya terjadi di Terminal 2 Kedatangan Internasional Bandara Juanda.

Penindakan dilakukan di bulan September akhir dan bulan Oktober awal. Hasil penindakan dibulan September sejumlah  90 minuman alkohol, 42 boks kosong iPhone 11 dan  36 smartphone iPhone 11. Barang  tersebut dibawa oleh empat penumpang dengan menggunakan 5 buah koper, satu orang penumpang membawa 11 buah iPhone 11 yang ditaruh di tas ransel.

Dibulan Oktober, barang tersebut dibawa oleh satu penumpang membawa 9 iPhone yang diletakkan dalam koper, dua orang penumpang membawa 19 buah iPhone 11 disembunyikan di dalam pakaian yang dikenakan. Dan 9 iPhone 11 disita dari 2 penumpang yang diletakkan dalam koper.

” Total 84 iPhone yang disita, 8 buah telah diurus bea masuknya oleh pemilik barang sedangkan 19 iPhone lainnya masih menunggu proses pengurusan bea masuknya. Sisanya sebanyak 76 iPhone 11 disita oleh kita dan statusnya menjadi barang milik negara,” ungkapnya. Kamis (10/10/2019)

Ditempat yang sama Kepala Bea Cukai TMP II Juanda Budi Harjanto menambahkan, bahwa Smartphone tersebut disita dari penumpang dengan tujuan Hong Kong dan Singapura. Di mana kedua negara tersebut telah merilis produk smartphone tersebut.

” Himbauan kepada masyarakat, jangan terlalu percaya untuk memesan barang Jastip, bila ada penumpang yang membawa melebihi batas ketentuan maka akan dilakukan pencegahan oleh petugas Bea Cukai,” pungkasnya. (M9)

DIRGAHAYU TNI 75

Komentar

Berita Terkait