oleh

Dua Kurir Sabu Mati, Bukti Polrestabes Surabaya Berantas Narkoba

Detiknews.id Surabaya – Dalam pengungkapan kasus Narkoba yang di tembak mati, Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol. Sandi Nugraha menghimbau akan menindak tegas Bandar Narkoba yang berada di wilayah hukum Polrestabes Surabaya. Terbukti dua kurir Narkoba jenis sabu jaringan Internasional berhasil ditindak tegas, akibat melawan petugas.

Foto : Kapolrestabes Surabaya didampingi Kasat Reskoba Polrestabes Surabaya dan tim – detiknewsid/m9

Petugas Unit Idik III Satresnarkoba Polrestabes Surabaya yang dipimpin oleh Iptu Eko Julianto dan dibantu Timsus Satresnarkoba Polrestabes Surabaya yang dipimpin Iptu Yudhy Syaeful. Melakukan penindakan ketika hendak menangkap tersangka di daerah Sukomanunggal Surabaya. Kedua pelaku adalah TG (25) warga Malang dan DS (25) warga Sidoarjo.

jual properti

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Sandi Nugraha mengatakan, kedua tersangka ini selain ada keterlibatan dengan jaringan Sokobanah juga ada jaringan Internasional.

Foto : Kapolrestabes Surabaya interograsi salah satu tersangka lainnya – detiknewsid/m9

” Kami menghimbau kepada para pengguna Narkoba khususnya Bandar Narkoba, jangan pernah melawan petugas. Selama berada di wilayah hukum Polrestabes Surabaya kami tidak segan untuk menindak tegas para pelaku. Dengan adanya penindakan, setidaknya Polrestabes Surabaya sudah menyelamatkan jutaan generasi bangsa akan bahaya narkoba,” tuturnya. Senin (02/12/2019)

Kasat Resnarkoba Polrestabes Surabaya Kompol Memo Ardian menambahkan, keduanya telah diintai petugas sejak di Sumatera selama satu pekan yang merupakan pengembangan dari kasus yang sebelumnya. Ini merupakan pengembangan dari kasus sebelumnya rentetan 7,2 kilogram yang kemarin.

Foto : Barang bukti dan korban yang ditembak mati – detiknewsid/m9

” Dari wilayah Sumatera, kedua kurir sabu itu dibawa ke Surabaya menggunakan pesawat, dan keduanya mencoba berontak serta melawan petugas hingga terpaksa ditindak tegas. Saat hendak dibawa ke Mapolrestabes Surabaya terkait barang tersebut, keduanya bersikap tidak kooperatif dan berusaha kabur dan melawan petugas,” pungkas Kasat Resnarkoba Polrestabes Surabaya Memo Ardian, didampingi Kasubnit I Unit II Sat Resnarkoba Polrestabes Surabaya, Iptu Danang Eko Abrianto.

Akibat melawan petugas, terpaksa dilakukan penindakan tegas terukur kepada kedua pelaku. Akhirnya jasad keduanya, dibawa ke RSUD Dr. Soetomo hingga saat ini untuk divisum. Pengungkapan Kasus tembak mati berada di kamar mayat RSUD Dr. Sutomo Jalan Karang Menjangan Gubeng Surabaya. (M9)

Komentar

Berita Terkait