Ditreskrimum Polda Jatim Bongkar Pencabulan Suami Tega Jual Istri

Detiknews.Id – Ditreskrimum Polda Jatim kembali mengungkap kasus tindak pidana Pelacuran yang dilakukan seorang istri yang dijual suaminya sendiri. Kegiatan ungkap kasus berada di halaman Ditreskrimum Polda Jatim Jalan Raya Ahmad Yani Surabaya.


info

DetikNews.ID



Ada yang Menarik


lanjut baca berita


Kegiatan ungkap kasus dipimpin oleh Kasubdit III Jatanras Dirreskrimum Polda Jatim AKBP Leo Sinambela SH.,SIK.,MH didampingi Kanit V Subdit III Jatanras Polda Jatim AKP Muhammad Aldy Sulaiman.

Kasubdit III Jatanras Dirreskrimum Polda Jatim AKBP Leo Sinambela SH.,SIK.,MH mengatakan, kasus ini terkait Tindak Pidana dengan sengaja mengadakan atau memudahkan cabul dengan orang lain dan atau mengambil keuntungan. Seperti kasus pelacuran yang dilakukan istrinya atas perintah suaminya.

“Dalam kasus ini melibatkan tersangka inisial Nur Hidayat (21) asal Dusun Dolok Plumpang Tuban, dengan tempat kejadian perkara (TKP) di Villa Yosi Prigen Pasuruan,” tuturnya. Rabu (03/07/2019)

Lanjut Leo, adapun modus operandi pelaku adalah dengan cara tersangka NH menawarkan istrinya kepada pria hidung belang untuk berhubungan seks secara bertiga (Threesome) melalui medsos lewat akun Twitter @3S Pasutri.

” Tersangka memasang tarif untuk sekali berhubungan seks sebesar Rp. 1 juta 500 ribu dengan tempat yang telah ditentukan tersangka. Naasnya, ketika tersangka akan melakukan transaksi petugas berhasil mengamankan tersangka beserta barang bukti,” pungkasnya.

Barang bukti yang disita petugas berupa uang tunai sebesar Rp. 1 juta 500 ribu, 2 buah handphone, 1 buah selimut terdapat bercak sperma, 1 buah baju tidur warna pink, 1 buah bra wanita warna Pink dan 3 buah celana dalam.

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat pasal 296 KUHP tentang tindak pidana dengan sengaja mengadakan atau memudahkannya cabul dengan orang lain dengan ancaman pidana 1 tahun 4 bulan penjara dan pasal 506 KUHP tentang tindak pidana mengambil keuntungan dari pelacuran perempuan dengan ancaman pidana 1 tahun penjara. (M9)

Komentar

Berita Terkait