Ditreskrimum Polda Jatim Bersama Polres Lumajang Ungkap Kasus Tindak Pidana Ratusan Senpi Rakitan

Detiknews.id – Ditreskrimum Polda Jatim bersama Kepolisian Resort (Polres) Lumajang berhasil menangkap pelaku Joni Mahendra (35) yang diduga memproduksi dan menjual senjata api rakitan. Gelar relese berada di Mapolda Jatim jalan Raya Ahmad Yani Surabaya. Selasa (06/11/2018)

Dirreskrimum Polda Jatim Kombes Pol Agung Yudha memaparkan, kronologi penangkapan ketika pelaku Joni ditangkap setelah senjata api rakitan akan dikirimkan ke calon pembeli terdeteksi petugas Bandara Juanda, Surabaya.

“Kejadian bermula saat itu ditemukannya barang yang bertuliskan onderdil, ternyata setelah diperiksa berisi senjata api beserta sejumlah amunisi dan selongsong. Di situ ditemukan pengirimnya adalah orang Lumajang,” tuturnya.

Tersangka yang berhasil diamankan Jajaran Polda Jatim

Masih dengan Agung, setelah dilakukan pendalaman pihak Juanda menghubungi Polres Lumajang dan bekerja sama dengan Polda Jatim di selidiki dan di tindaklanjuti dengan penggeledahan di rumah tersangka di Lumajang.

Barang bukti lainnya di temukan di rumah pelaku di Dusun Krajan, Desa Jarit, Kecamatan Candipuro atas nama Joni sebagai pengirim terdeteksi oleh petugas Bandara Juanda, dan di amplopnya tertulis atas nama Hendra S, sedangkan barang itu ditujukan ke seseorang bernama Husen Prabowo dengan alamat di Jakarta Timur.

BArang Bukti yang berhasil diamankan Jajaran Polda Jatim

Kasat Reskrim Polres Lumajang AKP Hasran menambahkan, dari hasil penggeledahan dari rumah pelaku, polisi menemukan senjata api rakitan jenis revolver dan ratusan amunisi. Kami petugas akhirnya menangkapnya dan mengamankan senjata api rakitan serta ratusan amunisi sebagai barang bukti.

“Akibat perbuatannya pelaku dijerat dengan UU Darurat Nomor 12 tahun 1951 dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara, ” pungkas Kasat Reskrim Lumajang AKP Hasran. (M9)

 

Komentar

Berita Terkait