oleh

BPOM RI Sita Ribuan Obat Keras di Toko Kosmetik Dadap

Detiknews.id.Tangerang – Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia (RI) menyita ribuan pil obat keras yang berada di toko kosmetik diduga ilegal, di Bandara City Mall Jalan Raya Perancis Dadap.

Hal tersebut disampaikan Kepala BPOM RI Penny Kusumastuti Lukito, saat menggelar konferensi pers di halaman Bandara City Mall, Kelurahan Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, Selasa (3/12/19).

jual properti

“Bisa jadi ini produknya legal, nanti akan kita cek lagi, ini ada beberapa kasus, ini barang legal tapi diedarkan ditempat yang ilegal, ini bahayanya bisa jadi obat dan kosmetik disalah gunakan pembeli,” kata Penny kepada wartawan.

Menurut Penny, pihaknya telah melakukan penyelidikan selama hampir 1 bulan, untuk mencari obat keras yang disimpan di toko  kosmetik yang diduga ilegal. Selain itu, pihaknya juga akan mengamankan barang yang dianggap ilegal, agar tidak disalah gunakan penjual dan pembelinya.

“Kita temukan produk ilegal yang disembunyikan dibalik toko kosmetik yang diduga ilegal juga setelah ditelusuri, tapi dikaitkan prasarananya bukan dalam otoritas perijinan dari BPOM, kami hanya kendalikan distribusi, kualitas, keamanan distribusi dari produk obat dan kosmetik ilegal,” ujarnya.

Penny mengatakan, pihaknya banyak menemukan produk yang ilegal di toko kosmetik tersebut, karena ada aspek-aspek lain bagi produk yang tidak memiliki resiko besar, yang menyebabkan daya saing produk lain dengan cara yang tidak benar, dan diduga barang penyelendupan yang dibuat tanpa memiliki ijin diperumahan.

“Kita juga banyak temukan produk-produk ilegal di toko kosmetik ini, kemungkinan ada hal-hal lain untuk produk yang bahayanya kecil, jadi bisa saingi barang-barang yang lain dengan cara tidak normal, tidak nutup kemungkinan diduga barang gelap yang dibuat tanpa ijin,” lugasnya.

Obat keras tanpa adanya resep dokter, bilamana disalahkan gunakan, maka akan mengakibatkan bahaya untuk organ tubuh manusia itu sendiri. Saat ini ada beberapa orang turut diamankan pihak Kepolisian untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Komentar

Berita Terkait