oleh

Boy William ke Polda Jatim sebagai Saksi Kasus Carding

Detiknews.id Surabaya – Boy William penuhi panggilan Ditreskrimsus Polda Jawa Timur,  untuk diperiksa sebagai saksi terkait kasus pembobolan kartu kredit beberapa bulan lalu oleh tersangka, S dan M.

Boy diketahui mendapat tiket perjalanan dan menginap diluar negeri ke Perancis dengan dugaan senilai Rp. 75 juta. Selain Boy ada beberapa artis juga sebelumnya diperiksa Polda Jawa Timur terkait kasus endors perusahaan tiket perjalanan.

Boy Willam menjelaskan, tidak tahu jika perusahaan yang di endorsnya bermasalah dan merupakan pembobol kartu kredit. Saya hanya menerima endorse perjalanan ke luar negeri ke negara Perancis.

“Dengan kasus ini akan selektif dalam mengendors sebuah perusahaan,  agar tidak terseret kasus seperti ini, ” jelasnya. Rabu (22/07/2020)

Di tempat terpisah Kasubdit Cyber Polda Jatim AKBP Catur Cahyono Wibowo menuturkan, Boy William datang ke Polda Jatim untuk diperiksa diruang Cyber Diteskrimsus Polda Jawa Timur dan diperiksa selama lima jam mulai pukul tujuh pagi hingga jam 12 siang dan dicecar sebanyak 30 pertanyaan.

info DetikNews.ID

lanjut baca berita

“Sebelumnya Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Jatim telah mengamankan 4 tersangka keempat tersangka berinisial SC, MD dan MFD serta MK. Selain menjalankan bisnis travel,  mereka juga bertugas membobol kartu kredit dan mencari publik figur sebagai endorser, ” tuturnya.

Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, Kabid Humas Polda Jatim mengatakan, sementara saksi yang diperiksa sebanyak 7 publik figur artis dan selebgram yang menjadi endorser bisnis travel dengan modus carding.

“Diantaranya Gisel dan Tyas Mirasih, empat artis lain adalah Jessika Iskandar, Boy William,  Ruth Stefanie dan Awkarin serta Sara Alana Gipson. Sementara itu Jesica Iskandar, saat ini belum diperiksa Polda Jatim, ” ungkapnya.

Masih dengan Trunoyudo, sebelumnya, Ditreskrimsus Polda Jatim membongkar Kasus Carding atau Pembobolan Kartu Kredit, dengan berkedok Travel Perjalanan bernama Tiket Kekinian.

“Modusnya,  tersangka membobol kartu kredit (Carding) milik orang lain di dalam maupun luar negeri. Uang hasil Carding inilah yang dipakai untuk menjalankan bisnis travel perjalanan promo dan mengendors publik figur, ” pungkasnya. (M9)

Komentar

Berita Terkait