oleh

Aplikasi Jogo Suroboyo Tempo 24 Jam, Tangkap Ojol Pelaku Sex

Detiknews.id Surabaya – Aplikasi Jogo Suroboyo bersama  Satreskrim Polrestabes Surabaya berhasil amankan seorang pelaku tindak asusila / perbuatan yang tidak menyenangkan. Oknum driver Ojek Online diamankan di Mapolrestabes Surabaya Jalan Raya Sikatan Surabaya.

Melalui Informasi dari masyarakat, Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sudamiran bersama Kanit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya, Iptu Giadi Nugraha berhasil tangkap pelaku berinisial Fathcul Fauzy (27) warga Tenggilis Mejoyo, Surabaya yang sehari-harinya berprofesi sebagai driver ojek online.

jual properti

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sudimaran mengatakan, kami Satreskrim Polrestabes Surabaya berhasil mengamankan pelaku kasus Tindak Asusila. Pada saat pemeriksaan tersangka mengaku tak sadar dan juga tertarik melihat perempuan melakukan aksi asusila kepada penumpang yang pesan melalui online.

“Saya ucapkan terima kasih kepada masyarakat yang memberikan informasi kepada kami melalui aplikasi Jogo Suroboyo, ternyata aplikasi ini sangat bermanfaat bagi kita,” tutur Sudamiran. Selasa (13/08/2019)

Lanjut Sudamiran, pengakuan pelaku awalnya korban diraba dibagian badan yang sensitif. Korban merasa curiga atas kelakuan pelaku, kemudian dengan keberaniannya ia melompat. Kemudian korban di kejar, lalu berlindung ke masyarakat sekitar kejadian.

Satreskrim Polrestabes Surabaya, Iptu Giadi Nugraha menambahkan, melalui aplikasi Jogo Suroboyo, kami segera melakukan penanganan terhadap korban. Gerak cepat dengan penyelidikan dan diketemukan identitas tersangka.

” Alhamdulillah, tidak sampai 24 jam dapat kami tangkap dan proses sesuai dengan hukum yang berlaku. Melalui aplikasi Jogo Suroboyo, kami petugas akan memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat diwilayah hukum Polrestabes Surabaya,”

Foto : Barang bukti yang disita petugas – detiknewsid/m9

Barang bukti yang disita petugas berupa Handphone yang digunakan untuk menerima order ojek online, 1 buah jaket warna hitam, 2 buah helm, 2 unit motor Yamaha Mio Soul nopol W-3415-YA warna merah berikut STNK-nya, dan motor Yamaha Vixion nopol W-2625-OM.

Akibat perbuatannya, tersangka di jerat Pasal 335 KUHP ayat (1) dengan ancaman hukum pidana penjara 1 tahun dan/atau Pasal 281 ayat (1) ke-1e KUHP dengan ancaman hukuman pidana maksimal penjara 2 tahun. (M9)

Komentar

Berita Terkait