Satresnarkoba Polres Tanjung Perak Surabaya Tangkap 42 Tersangka Mayoritas Bandar dan 2 DPO

Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya

Detiknews.id Surabaya – Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak menggelar ungkap kasus Narkoba berbagai jenis. Berhasil mengamankan 42 tersangka, dari usia 29 tahun hingga 48 tahun selama bulan Januari 2024

Kasat Resnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP Akhmad Khusen SH MH, menuturkan, hari ini Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak merilis hasil ungkap selama bulan Januari 2024.

“Kami berhasil mengamankan 42 tersangka dan 2 DPO. Kesemuanya laki-laki, mayoritas adalah Bandar,” tuturnya usai menggelar ungkap kasus di Mapolres Tanjung Perak Surabaya. Jum’at (02/01/2024)

Lanjutnya, salah satu Bandar Narkoba yang berhasil di tangkap, yaitu ARN. Satresnarkoba Polres Tanjung Perak berhasil menangkap tersangka di Jalan Dawarblandong Mojokerto. Pada hari Selasa tanggal 09 Januari 2024 sekira jam 13.30 Wib.

Baca Juga
Satresnarkoba Polrestabes Surabaya Amankan Sabu 42,8 Kilogram Jaringan Timur Tengah

“Kami berhasil menangkap ARN dengan barang bukti Sabu, sebanyak 1 Poket berat 5 Gram dengan harga Rp. 6 juta. Barang didapat dari BN (DPO) dengan sistem ranjau di daerah Jalan Menganti Gresik. Telah diedarkan sebanyak 3 poket dengan harga Rp. 200 ribu per poket,” jelasnya.

Kasat Resnarkoba juga menerangkan, pihaknya menangkap Bandar lainnya bernama OHD di Jalan Asemrowo Surabaya. Pada hari Sabtu tanggal 20 Januari 2024 sekira jam 06.00 Wib

“Dari tangan tersangka didapati Sabu yang didapat dari AMB (DPO) sebanyak 10 Poket berat dan 10 Gram dengan harga Rp. 10,5 juta. Melalui sistem ranjau di daerah Jalan Jambangan Surabaya. Telah diedarkan sebanyak 3 poket dengan harga Rp. 1,150 juta per poket,” terangnya.

Baca Juga
Kapolres Tanjung Perak Pimpin Upacara Pelantikan Jabatan Kabaglog dan Kapolsek Semampir

Ditambahkan oleh Kasat Resnarkoba, pihaknya juga menangkap Bandar lainnya, pada hari Selasa tanggal 23 Januari 2024 sekira jam 14.00 Wib. Menangkap AS dan NR di Cerme Gresik, Bandar Obat Keras Berbahaya (Okerbaya) berupa Pil LL tanpa izin edar.

“Kami berhasil menangkap NR beserta Obat Keras Pil LL dari PRYT (di tahan) sebanyak 3 Botol dengan harga per botolnya Rp. 900 ribu. Di daerah Menganti Gresik, tersangka menjualnya kepada AS dengan harga per botolnya Rp. 950 ribu. AS telah mengedarkan sebanyak 1 Botol dengan harga per botolnya Rp. 1,5 juta,” ungkap AKP Akhmad Khusen, Kasat Resnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

Barang bukti yang disita petugas dalam rilis berupa, Narkotika jenis Shabu 46,25 gram, Obat Keras jenis Pil LL 2.675 Butir, Handphone berbagai merk 18 buah, uang tunai sebesar Rp 2,1 juta dan Timbangan Electrik 7 buah.

Baca Juga
Kasatlantas Polres Tanjung Perak Tindak Tegas 131 Pengendara

Akibat perbuatannya para tersangka dijerat Pasal bervariatif. Antara lain, Pasal 112 dan Pasal 114 UU RI nomor 35 tahun 2009, Pasal 435 Jo Pasal 138 UU RI nomor 17 tahun 2023 tentang kesehatan. (M9)

Komentar

Berita Terkait