oleh

Organza Silk Dayak Kalimantan, Desainer Riris Ghofir Ciptakan Fashion Asha 2021

Detiknews.id Surabaya – Siapa tak kenal Riris Ghofir, Desainer Profesional dari Gresik kali ini menciptakan Fashion Asha 2021. Perpaduan Organza Silk dengan budaya Dayak Kalimantan. Dengan mengembangkan budaya serta keindahan lokal Indonesia. Asha berarti harapan, agar lebih bisa dikenal serta menjadi potensi besar di dunia Fashion. Pecinta mode wajib mengkoleksi karya budaya anak bangsa, yang tak kalah dengan desainer manca negara.


info

DetikNews.ID



Ada yang Menarik


lanjut baca berita


Berada di Grand City Mall lantai dasar digelar Fashion Show karya dari 11 Desainer. Salah satunya Riris Ghofir dengan menampilkan 10 karya terbaiknya bertema Asha. Perpaduan keindahan budaya Dayak Kalimantan

Desainer Profesional Riris Ghofir menuturkan, design kali ini saya beri tema Asha atau sebuah harapan.

“Bagi saya untuk mengembangkan budaya serta keindahan lokal Indonesia agar lebih bisa dikenal serta menjadi potensi besar yang dapat meningkatkan nilai dan pendapatan. Khususnya dimasa pandemi seperti saat ini,”

Fashion Show Mode Asha by Riris Ghofir / M9

Soal Motif, Riris memaparkan, Indonesia dengan berbagai suku dan budaya tentunya memiliki keunikan serta keindahan tersendiri. Hal tersebut merupakan potensi yang sangat besar yang dapat dikembangkan dengan kreatifitas salah satunya melalui desain fashion.

“Terinspirasi dari motif Dayak Kalimantan. Ini saya tuangkan dalam bentuk bordir dengan bahan organza silk,” tuturnya.

Performance fashion mode Asha by Riris Ghofir / M9

Masih dengan Riris, untuk mode sendiri saya menampilkan 10 looks.

“Ini di dominasi warna cream dan merah scarlet, dengan model setalan, outer dan ruffle dress, yg bisa dipakai diacara formal,” jelasnya.

Disinggung soal bahan, Riris menambahkan, untuk bahannya sendiri ada organza silk dan tile premium, satin silk, yang ringan dan nyaman diberikan sentuhan bordir khas suku Dayak, dipadukan pula detail berupa payet membuat tampilan etnik menjadi lebih trendy. Sehingga keindahan kearifan lokal mampu dinikmati oleh segala usia dengan tampilan yg menarik.

“Harapan kedepannya, masyarakat lebih bisa mencintai dan ikut melestarikan setiap budaya maupun kekayaan alam lokal Indonesia,” pungkasnya. (M9)

Mungkin Anda Suka

Komentar