Laka Lantas Di Kota Pahlawan, Kadishub Jatim Bicara Tentang Jalur Transportasi Darat

Detiknews.id – Maraknya kecelakaan yang terjadi dalam transportasi darat, terkait ini Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jatim, Fattah Jasin berbicara dari beberapa aspek. Baik Laka Lantas di jalan raya maupun di jalur darat lainnya.

Seperti yang terjadi beberapa hari lalu kecelakaan yang terjadi di jalur Tol SuMo yang mengakibatkan korban 5 orang meninggal dan tadi malam ada tragedi jatuhnya korban dari viaduk jembatan mengakibatkan 3 orang meninggal dunia saat menonton pagelaran drama kolosal tepat di hari Pahlawan kota Surabaya.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur, Fattah Jasin menyampaikan perasaan berduka atas nama pemerintah, saya menyampaikan duka cita yang mendalam atas kejadian ini.

“Dalam insiden ini, saya tidak menyalahkan pihak manapun. Namun, Viaduk rel kereta api tersebut memang bukan tempat untuk menonton pertunjukan pagelaran drama kolosal. Jalur kereta api, tidak bisa dimanfaatkan secara sembarangan karena menyangkut keselamatan perjalanan kereta api,” tuturnya. Sabtu (10/11/2018)

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur, Fattah Jasin menambahkan, dalam aturan Undang Undang nomor 23 Tahun 2007 tertulis jelas, bahwa masyarakat dilarang berada di rel kereta api untuk kepentingan atau aktivitas apa pun.

“Kalau  kita lihat UU Perkeretaapian di salah satu pasal lainnya juga dikatakan jika kereta api melintas dilintasannya  maka siapapun harus mendahulukan kereta api yang melintas, jadi kecelakaan kereta api itu termasuk kecelakaan di darat yg menghalangi kereta api melintas pada lintasannya, “ungkap  Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur, Fattah Jasin.

Masih dengan Fattah Jasin menambahkan, dengan Flash back ke belakang terkait kejadian Tol Surabaya Mojokerto. Untuk pembangunan jalan tol nya sendiri sudah sesuai SOP bahan dasarnya keset kalau bergesekan dengan ban mobil.

“Artinya untuk jalan Tol bukan sarana jalannya  yang salah. Prioritas segala kemunginan jika ada kecelakaan dijalan raya, bisa juga itu efek pengendara jalan yang kurang fokus, kemungkinan mengantuk atau lelah, dan bisa jadi kecepatan terlalu tinggi juga mungkin rem blong (human eror), ” tutupnya. (M9)

Komentar

Berita Terkait