Bobol Website 70 Negara, Sindikat Paypal Ilegal Dibongkar Siber Polda Jatim

Detiknews.id Surabaya – Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jatim kembali membongkar Praktik Sindikat Pemalsu Website. Atasnama perusahaan jasa transfer uang elektronik Paypal. Dari hasil pemalsuan website tersebut, empat tersangka meraup keuntungan senilai Rp. 5 Miliar dari membobol 70 negara. Akibatnya, empat tersangka dan barang bukti berhasil diamankan di Mapolda Jatim.

Kegiatan ungkap kasus dipimpin oleh Wakapolda Jatim Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo didampingi Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Dirmanto, Dirkrimsus Polda Jatim Kombes Pol Farman, Kasubdit V Siber Polda Jatim dan Konjen Amerika Serikat.

Keempat tersangka yaitu, Egi Pratama (27), sebagai pimpinan sindikat sekaligus Bos Umberella Corporation. Egi diamankan bersama tiga pegawainya Prasetyo Bagus (28), RKY dan TMS warga Jalan Raya Tugu Mulyo, Kelurahan Eka Marga, Kecamatan Lubuk Linggau, Sumatera Selatan.

Modus operandi para tersangka, membuat dan menyebarkan scampage atau website palsu mengatasnamakan dari perusahaan Paypal untuk mendapat data perbankan dan data pribadi warga yang berasal dari 70 Negara yang selanjutnya data tersebut dijual untuk mendapatkan keuntungan.

Wakapolda Jatim, Brigjenpol Slamet Hadi Supraptoyo menyebut, sebanyak 260.000 data dari warga di 70 negara, telah dicuri oleh keempat tersangka dan tiga pelaku yang masuk daftar pencarian orang (DPO) mereka dalam kurun 2018 hingga 2022.

“Ada sekitar 260.000 data yang mereka curi dengan perusahaan atasnama Paypal. Korbannya ada sekitar 70 negara, dan di Indonesia ada sekitar 100 data yang dirugikan. Mereka mengalami kerugian karena datanya dipakai, kalau masih ada sisa uang di kartu kredit yang digunakan mereka,” kata Slamet.

Komentar

Berita Terkait