Bharada E Jalani Sidang Perdana, Ronny Talapessy : Ini Pasal 51

Detiknews.id Jakarta – Penasihat Hukum Ronny Talapessy mendampingi Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E menjalani sidang perdana. Kedatangan Bharada E di pengadilan juga dikawal oleh pihak Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). Sidang perdana berjalan 30 menit lebih awal, hasil sidang perdana adalah karena keterlibatannya terkait kasus pembunuhan Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J. Terancam Pasal 340 KUHPidana jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHPidana.

Dalam sidang Richard Eliezer tidak mengajukan esepsi (pembelaan) , artinya sudah dirasa cermat dan tepat. Selanjutnya, Selasa depan akan diadakan pemanggilan 12 saksi juga 4 tersangka dari Ferdy Sambo beserta tersangka lainnya. Pasalnya, Brigadir J meninggal karena tembakan final dari Ferdy Sambo. Dalam sidang dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Wahyu Iman Santosa, didampingi Morgan Simanjutak dan Alimin Ribut Sujono sebagai anggota.

Penasihat Hukum Ronny Talapessy saat mendampingi Bharada E menuturkan, klien kami dalam kondisi sehat baik fisik maupun mental sehingga siap mengikuti jalannya persidangan.

“Kami mengacu pada Pasal 51, yang berisi menjalankan perintah disini hal tindakan sebagai bawahan untuk tidak membantah perintah dari atasan. Sedangkan kita semua tahu, status Bharada Eliezer adalah anggota Polri,” tuturnya.

Bharada E mendengarkan dakwaan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam sidang perdana kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir Yosua Hutabarat atau Brigadir J. Bharada E tampak di kursi terdakwa dengan menggunakan kemeja putih dan celana hitam. Bharada E terlihat tertunduk di kursi terdakwa sambil melipat tangannya seperti posisi berdoa saat mendengarkan dakwaan jaksa.

Komentar

Berita Terkait