oleh

Anggota DPR RI Bambang Haryo, SOP High Grade Highway Bukan Savety Roller

Detiknews.id – Anggota DPR RI Dapil 1 Surabaya Sidoarjo Ir H. Bambang Haryo Soekartono, bersama Paguyuban Expedisi Tanjung Perak Surabaya menggelar acara silaturahmi. Kegiatan para pengusaha ekspedisi, Dinas Pelayaran, dan rekanan. Acara berada di hotel Pasific jalan Perak Timur Surabaya. Sabtu (17/11/2018)


info

DetikNews.ID



Ada yang Menarik


lanjut baca berita


Tujuan acara silaturahmi digelar untuk menyerap aspirasi pengusaha ekspedisi dan pelayaran agar transportasi bisa berjalan dengan baik bagi semua mitra di dunia logistik, dengan mengupas permasalahan dan kesulitan di ekspedisi kapal khususnya.

Anggota DPR RI Dapil 1 Surabaya Sidoarjo Ir H. Bambang Haryo Soekartono mengatakan, acara ini bisa menjadi wadah aspirasi solusi bagi mereka, agar transportasi dilaksanakan dengan baik sesuai Undang UndangĀ  dan dilaksanakan pelayanan secara maksimal.

“Ekonomi Indonesia sedang mengalami penurunan, menurunnya demand 20% hingga 30% pertumbuhan ekonomi Indonesia, akibat kondisi negara kita karena rupiah yang melemah, infra struktur pelabuhan dan lain lain,” tuturnya.

Foto : Ruang pertemuan silaturahmi (detiknewsid/m9)

Ditempat yang sama Bambang mengatakan, masalah transportasi nasional, terkait Savety Roller. Laka Lantas di jalan raya bukan dengan pemasangan savety roller, tetapi bagaimana jalan- jalan yang rusak, bergelombang itu harus di sterilkan dulu. Beda dengan negara berkembang di luar negeri.

“Lebih baik jalan raya dibenahi dan ditata, sementara sekarang ini kondisinya jalan tidak sesuai SOP masih jauh dari kelayakan. Sementara Laka Lantas itu bermula dari kondisi jalan yang tidak sesuai dengan High Grade Highway,” tuturnya. Sabtu (17/11/2018)

Bambang Haryo menambahkan, akibat jalan yang licin, bergelombang dan penerangan dijalan raya juga kondisi jalan savetynya masih kurang dan belum sesuai standarisasi kelayakan. Bahan bakupun masih memakai semen yang bisa menyobek ban, seperti jalan tol Kertosono banyaknya angka Laka Lantas, dan 90% ban mobil meletus di jalan pemicu sering terjadi kecelakaan, ” pungkasnya.

Harapannya, pemerintah kedepannya melakukan suatu perubahan dengan kondisi yang lebih baik. Menjadi solusi bagi kesejahteraan masyarakat dan bisa menyesuaikan kebijakan kebijakan untuk kondisi pelabuhan sesuai Peraturan Pemerintah dan ekonomi yang lebih stabil. (M9)

Mungkin Anda Suka

Komentar