Detiknews.id Surabaya – PT Jasa Raharja mendukung Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim), bersama Dinas Perhubungan Jawa Timur (Dishub Jatim), Ditlantas Polda Jatim dan Komisi V DPR RI, memberangkatkan peserta di program Mudik Gratis 2026. Keberangkatan berada di halaman Kantor Dishub Jatim, Jalan Ahmad Yani, Surabaya.
Mudik Gratis 2026, Jasa Raharja menegaskan, program ini bertujuan memberikan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan terjangkau bagi masyarakat. Sekaligus menekan angka kecelakaan lalu lintas, selama periode mudik. Mencakup sejumlah daerah di Jawa Timur. Yaitu, seperti Ponorogo, Pacitan, Ngawi, dan Banyuwangi.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menegaskan, tujuan utama program Mudik Gratis, untuk meningkatkan keselamatan perjalanan dan meringankan beban biaya masyarakat, selama arus mudik Lebaran.
“Kami Pemprov Jatim didukung Jasa Raharja, Dishub Jatim, Komisi V DPR RI, Ditlantas Polda Jatim, dan stakeholder. Alhamdulillah, Pemprov Jawa Timur memberangkatkan 4.000 pemudik dari Surabaya dalam Program Mudik Gratis 2026, bagian dari total 9.230 peserta yang menggunakan bus dan kapal laut,” jelasnya.
Program ini melibatkan 158 unit bus non-ekonomi serta layanan jalur laut untuk rute Jangkar–Pulau Raas dan Sapudi, dengan pemberangkatan sejak pertengahan Maret 2026.

Direktur Sumber Daya Manusia, Umum dan Teknologi Informasi Jasa Raharja, Rubi Handojo, menuturkan, secara nasional program mudik gratis tahun ini menargetkan 104 ribu penumpang.
“Realisasinya, diperkirakan dapat mencapai 116 ribu penumpang. Melalui moda bus dan kereta api,” tuturnya, Kamis (19/03/2026).
Di Jawa Timur, Jasa Raharja menyediakan 25 bus dari total lebih dari 100 kendaraan yang diberangkatkan. Program ini merupakan inisiatif Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama Dishub Jatim.
Selain penyediaan transportasi, Jasa Raharja juga menargetkan zero pending klaim, bagi korban kecelakaan selama periode Lebaran.

Selain Pemprov Jatim, Jasa Raharja juga bekerjasama dengan Ditlantas Polda Jatim dan Dishub Jatim. Termasuk pendirian empat pos pelayanan terpadu, antara lain: Karanglo (Malang), Madiun, Ngawi, dan wilayah Besuki.
Di pos tersebut, pemudik dapat memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan, tempat istirahat. Serta bengkel gratis untuk memastikan kendaraan dalam kondisi layak jalan.
Mudik Gratis 2026, juga dari Surabaya menuju Madiun, Magetan, Ponorogo, Nganjuk (via arteri), Tulungagung, Blitar (via Pare), Trenggalek, Bondowoso, Pacitan, Jember, Blitar (via Malang), Banyuwangi (via Jember), Banyuwangi (via Situbondo), Ngawi, Tuban, Sumenep, dan Bojonegoro. Selain itu, pemerintah juga memfasilitasi pengangkutan sepeda motor, mendukung mobilitas pemudik di daerah tujuan.

Jasa Raharja memastikan kesiapsiagaan layanan selama 24 jam. Melalui posko yang telah beroperasi, sejak 13 Maret dan akan berlangsung hingga 30 Maret 2026.
Salah satu Pemudik, Alimatun Nafiah, mengaku, terbantu dengan program tersebut. Ia bersama suami dan tiga anaknya, mengikuti mudik gratis menuju Madiun dan Ponorogo.
“Kami berharap program serupa dapat terus berlanjut, dengan cakupan rute yang lebih luas,” pungkasnya. (M9)




Komentar