oleh

Masa Pandemi Covid – 19, Babinsa Koramil 414-04/ Membalong Memotivasi Warga Binaannya Untuk  Menanam Singkong Racun

MEMBALONG — Masa Pandemi Covid – 19,Babinsa Koramil 414-04/ Membalong  untuk ketahanan pangan memotivasi warga binaannya untuk  menanam singkong racun dengan memanfaatkan lahan tidur,Jumat, (29/05/2020).

Penanaman singkong racun ini  perdana yang ada di wilayah Desa Membalong Kecamatan Membalong Kabupaten Belitung dan Sertu Sucipto  selaku Babinsa Koramil 414-04/ Membalong menjelaskan,”Bahwa penanaman singkong racun lebih kurang 2 Ha dan penanaman singkong sebagai percontohan bertujuan untuk memberikan solusi di masa pandemi Covid – 19 kepada warga binaan,”terangnya.

Kami mengajak masyarakat memanfaatkan lahan tidur untuk di jadikan lahan produktif dengan menanam singkong racun,” ujar Sertu Sucipto.

info DetikNews.ID

lanjut baca berita

Untuk mendapatkan hasil produksi maksimal dalam penanaman singkong, harus diperhatikan dalam penyiapan lahan, pemilihan bibit yang baik, jarak tanam, penyiangan rumput, hingga pemupukan dengan waktu yang tepat serta untuk mendapatkan hasil yang maksimal, petani  harus memperhatikan dalam pemeliharaan dengan menggemburkan tanah dan penyemprotan rumput tidak boleh terlambat agar pertumbuhan singkong tidak terhambat,” Ungkap Sucipto.

“Jika proses penanaman singkong ini dilakukan dengan baik mulai dari pengolahan lahan, pemilihan bibit, cara tanam, penyemprotan rumput hingga pemupukan dilakukan dengan tepat guna, maka dalam waktu 6-7 bulan hasil panen singkong dapat mencapai hingga 30 ton dalam satu hektar, inilah yang akan menjadi sumber penghasilan baru bagi masyarakat Desa Membalong,” jelas Sucipto.

Yusup sebagai petani Lada berkeinginan untuk mengganti tanaman lada di kebunnya menjadi  tanaman singkong racun  setelah melihat lahan yang di tanami oleh Pak Babinsa, karena pengerjaanya sangat mudah, tidak ribet, dan hasil panennya sangat menjanjikan untuk Petani, tetapi pada awal penanaman kita harus menjaganya dari gangguan babi hutan atau biasa di sebut gadok,” tutupnya (gt/ade)

Komentar

Berita Terkait