FESyar Regional Jawa 2026, Wadah Kreativitas Desainer Modest Fashion

FESyar Regional Jawa 2026, tidak hanya peragaan busana, tetapi juga mendorong lahirnya karya modest fashion yang memiliki nilai kreativitas

Detiknews.id Surabaya – Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Regional Jawa 2026 turut menjadi ruang bagi generasi muda dan pelaku industri kreatif. Para Desainer hadir, untuk mengembangkan potensi di bidang modest fashion.

Koordinator FESyar Regional Jawa 2026 Yono Haryono mengatakan, kompetisi desain busana menjadi salah satu agenda yang digelar untuk memeriahkan rangkaian FESyar Regional Jawa 2026.

“Salah satu kegiatan untuk mewadahi orang-orang kreatif di bidang fashion muslim,” kata Yono.

Peragaan busana tersebut menjadi puncak rangkaian kompetisi desain busana yang berlangsung selama satu bulan. Ajang ini dirancang untuk mematangkan konsep peserta melalui proses kurasi dan pendampingan hingga menghasilkan karya siap pakai (ready-to-wear).

Proses kompetisi dimulai dari seleksi moodboard, pendampingan desain atau coaching, hingga penilaian akhir oleh dewan juri profesional.

Kompetisi terbagi dalam dua kategori, yakni pelajar dan profesional. Kategori pelajar diikuti mahasiswa dan santri pondok pesantren, sedangkan kategori profesional diikuti desainer independen serta pelaku industri modest fashion berpengalaman.

Para finalis ditantang menghasilkan tiga tampilan (looks), yakni Office Look, Casual Look, dan Party Look.

Office Look, mengusung busana kerja formal modern dengan memanfaatkan kain tradisional.

Casual Look, menampilkan busana santai untuk aktivitas sehari-hari yang tetap trendi dan nyaman.

Sementara Party Look, mengedepankan busana pesta yang elegan dengan struktur khas busana muslim.

Melalui rangkaian tersebut, FESyar Regional Jawa 2026, tidak hanya menghadirkan peragaan busana, tetapi juga mendorong lahirnya karya modest fashion yang memiliki nilai kreativitas. Sekaligus potensi untuk dikembangkan menjadi produk industri. (M9)

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Komentar

Berita Terkait