Detiknews.id Surabaya – Indonesia terkenal dengan warisan budaya, salah satunya Batik. Kemajuan Batik Jember menjadi salah satu bukti, upaya pengembangan ekonomi lokal juga terlihat dari kemajuan pelaku UMKM batik di Jember yang mendapat pendampingan Bank Indonesia (BI). Salah satunya Lestari Kusumawati, pemilik Rezti’s Batik Jember.
Lestari mengembangkan usaha batik sejak 2012. Pada awalnya, usahanya tumbuh secara perlahan karena batik belum banyak dikenal sebagai produk khas Jember. Seiring waktu, ia mengikuti berbagai pelatihan dan memperoleh pendampingan dari BI.
“Setelah kita dibina BI, banyak sekali ilmu yang kita dapat. Kemudian kita bisa networking dengan UKM-UKM lain, IKM lain, sehingga kita lebih termotivasi untuk meningkatkan usaha,” kata Lestari.
Rezti’s Batik kini tidak hanya memproduksi kain batik, tetapi juga mengembangkan produk turunannya seperti pakaian, selendang, hingga udeng. Usaha tersebut telah mengantongi sertifikasi halal, Batikmark untuk produk batik tulis dan cap, serta sertifikat industri hijau.
Menurut Lestari, pendampingan BI turut meningkatkan kepercayaan masyarakat sekaligus memperkuat branding produknya. Ia memperkirakan omzet usaha meningkat sekitar 40 persen dibandingkan sebelum memperoleh pendampingan.
Pengembangan usaha juga diikuti dengan pemberdayaan masyarakat. Lestari melibatkan ibu rumah tangga, anak muda kreatif, hingga penyandang disabilitas dalam proses produksi.

Hotel Majapahit Surabaya dan MGallery Collection, Kenalkan Batik Rayakan Hari Kebaya Nasional
Tak berhenti pada produksi, Rezti’s Batik juga berkembang menjadi sarana edukasi. Sejak 2014, Lestari membuka kegiatan edukasi batik yang kemudian berkembang menjadi salah satu tujuan wisata edukasi di Jember. (M9)
Simpan sebagai Kenangan
Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.




Komentar