- Advertisement -

Tekan Laka Lantas, Sejumlah 250 Helm SNI Dibagi Satlantas Polrestabes Surabaya

0 62

Detiknews.id – Sejumlah 250 Helm SNI (Standar Nasional Indonesia) dibagikan oleh Satlantas Polrestabes Surabaya disejumlah titik di Surabaya. Kegiatan dipimpin langsung oleh Kasatlantas Polrestabes Surabaya AKBP Eva Guna Pandia bersama tim Satlantas Polrestabes Surabaya.

Kasatlantas Polrestabes Surabaya AKBP Eva Guna Pandia mengatakan, kali ini helm dibagikan di Monumen Polri  Polisi Istimewa Jalan Raya Darmo Surabaya.

” Hal ini berguna mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas (laka lantas) Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polrestabes Surabaya terus berupaya melakukan berbagai upaya baik secara preemtif, preventif, dan represif,” tuturnya. Kamis (02/04/2019)

DPD FERARI Jatim

Masih dengan Kasatlantas, pemberian helm gratis ini dijelaskan oleh Kasatlantas Polrestabes Surabaya. Selain itu sebagai wujud dari pelaksanaan Operasi Keselamatan Semeru 2019. Dimana pada operasi ini pihaknya akan mengedepankan upaya prefentif, untuk menekan angka laka lantas.

“Sebanyak 200 helm SNI kita bagikan kepada pengendara roda dua yang memang helm nya tidak layak pakai. Dan titiknya berpindah-pindah, tidak hanya di depan Monumen Polisi Istimewa saja,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Kasatlantas menjelaskan kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian Satlantas Polrestabes Surabaya kepada masyarakat Kota Surabaya yang sudah tertib dalam berlalu lintas.

” Untuk itu, kami mengajak adik-adik dari duta lalu lintas, baik putra dan putri untuk melakukan sosialisasi kepada pengendara roda dua. Kalau ada masyarakat yang tertib, kita beri reward. Dan kalau ada masyarakat atau pengguna jalan yang helmnya kurang layak, langsung kita ganti dengan helm SNI,” jelas perwira polisi dengan dua melati dipundaknya tersebut.

Harapannya, dengan adanya pembagian helm gratis ini para penguna jalan bisa semakin tertib berlalu lintas khususnya menjaga keselamatan sendiri dan keselamatan pengguna jalan lainnya.

Kendaraan bermotor setiap bulannya berada pada kisaran 12-14 ribu unit kendaraan roda dua dan roda empat. Hal tersebut belum dia tambah lagi masyarakat dari Gresik, Sidoarjo dan Mojokerto yang bekerja di Surabaya.

Himbauan bagi masyarakat yang capek dan kelelahan, atau kondisinya kurang fit supaya tidak mengemudi kendaraan roda dua dan roda empat. Karena hal itu membahayakan diri sendiri dan pengguna lain.banyak faktor penyebab kecelakaan lalu lintas. Dimana salah satunya adalah faktor human error. Apa yang di lakukan Satlantas Polrestabes Surabaya semata untuk keselamatan masyarakat dalam berlalu lintas. (M9)

- Advertisement -

Comments
Loading...