oleh

Sudah Diberi Izin, Kapal Cepat Belitung-Pangkalpinang Belum Juga Berlayar, Ini Alasannya

BELITUNG — Belum beroperasinya Kapal penumpang Express Bahari Belitung-Pangkalpinang ternyata terkendala adanya rapid test bagi kru kapal yang menjadi beban tambahan biaya operasional, sehingga membuat perusahaan kapal Express Bahari merasa masih keberatan dengan biaya rapid test bagi Kru kapal mereka, hal ini diungkapkan Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabubahan (KSOP) Kelas IV Tanjungpandan Afriyon Putra S.Sos,MM di ruang kerjanya. Selasa (30/06/2020).

“Kalau bicara ketentuan, sudah tidak ada larangan terhadap kapal untuk berlayar, kembali ke Operatornya, Operator awalnya sudah mulai mereka berencana untuk berlayar seperti biasa cuma biasanya empat kali seminggu dikurangi menjadi dua kali, tetapi karena syarat syaratnya wajib menggunakan rapid test, yang pertama kru mereka, kan masa berlakunya tiga hari, mereka berpikirnya begini bukan saja hanya penumpang yang kena rapid test tetapi kru mereka harus rapid test, mereka masih keberatan terhadap biaya rapid test,” beber Afriyon.

info DetikNews.ID

lanjut baca berita

Kata Afriyon, Kalau sempat dua kali seminggu berlayar, dua kali ngambil rapid test, sebulan sudah berapa kali kru nya ngambil rapid test.

“Terus penumpang juga dengan sekarang diminta rapid test, kan penumpang juga belum ramai yang ke Pangkalpinang, dengan masih minimnya penumpang, ya mereka kan juga mikirkan cost (biaya operasional) mereka,”tambahnya.

Afriyon juga menyebutkan pihaknya telah melakukan pemanggilan terhadap pihak perusahaan kapal penumpang Express Bahari untuk menanyakan perihal belum beroperasinya Kapal tersebut.

“Mereka juga sempat saya panggil, inikan sudah tidak ada lagi larangan, kenapa kalian (pihak Express Bahari) juga belum operasi, menurut pertimbangan mereka biaya operasional nya cukup besar tidak berimbang dengan penumpang yang naik, ya mereka memilih stop dulu,”ujarnya.(Salis)
.

Komentar

Berita Terkait