oleh

Sertijab Perwira Polres Malang, AKP Farid Fathoni Jabat Kapolsek Ngajum

Detiknews.id – Gerbong Mutasi kembali bergerak, Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung, SH, SIK, MSI, memimpin pelaksanaan Upacara serah terima Jabatan sejumlah perwira Polres Malang Guna penyegaran di wilayah hukum Polres Malang, Kamis, (23/08/2018) di Gedung Sanika Satyawada Polres Malang.


info

DetikNews.ID


AKBP Teddy Chandra S.I.K

setelah ini


lanjut baca berita


Salah satu perwira yang masuk gerbong mutasi kali ini adalah Kasubag Humas Polres Malang AKP Farid Fathoni kini dalam jabatan baru sebagai Kapolsek Ngajum Polres Malang. AKP Farid Fahtoni menggantikan AKP Imam Mustaji, S.H. Sementara posisi Kasubag Humas Polres Malang akan diduduki oleh Ipda Eka Yuliandri Aska.

Dalam kesempatan itu Kapolres mengatakan, sertijab adalah hal alami dalam sebuah organisasi. Ada dua maksud dilakukan mutasi, dimana yang pertama adalah untuk penyegaran organisasi. Sebab, kreativitas pejabat dalam sebuah organisasi akan menemui titik kulminasi jika berada di satu titik yang terlalu lama.

“Jabatan apapun, idealnya maksimal dua tahun, setelah itu akan mengalami titik jenuh sehingga kreativitas tidak berkembang,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Kapolres, mutasi maupun promosi dalam sebuah organisasi merupakan bagian dari sistem pembinaan karir dalam menempati jabatan operasional maupun pendukung. Juga, akan melengkapi “curiculum vitae” atau CV yang bersangkutan ketika menempati jenjang yang lebih tinggi.

Kapolres berharap pejabat yang baru segera melakukan adaptasi di tempat yang baru. Untuk Kapolsek Ngajum yang baru, dikatakan Kapolres, Sebagai pejabat baru, harus aktif berkoordinasi dengan stake holder yang ada. “Kreativitas anda ditunggu di tempat yang baru untuk memaksimalkan organisasi,” pesannya.

“Jabatan adalah amanah. Titian Tuhan yang harus dipertanggungjawabkan. Jabatan jangan membuat khilaf dan gelap mata sebingga melakukan tindakan-tindakan diluar batas,” ujarnya.

Kapolres menambahkan, pimpinan adalah kendali pasukan. Harus senantiasai berpegang pada “Ing Ngarso Sung Tulodo, Ing Madya Mangun Karso, Tut Wuri Handayani”. Tinggalkan budaya lama yang negatif dan warnai tempat kerja yang baru dengan hal-hal positif, tutur Kapolres Malang.

(Manurung)

Komentar

Berita Terkait