Detiknews.id Surabaya – Menyambut malam pergantian Tahun Baru 2026, Polres Pelabuhan Tanjung Perak menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dengan menggelar apel pengamanan terpadu.
Kegiatan ini menjadi wujud kesiapan aparat dalam memastikan perayaan tahun baru berjalan aman, tertib, dan tetap nyaman bagi seluruh warga.
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Wahyu Hidayat, menegaskan bahwa pengamanan tahun ini dilakukan secara maksimal dengan mengedepankan pendekatan humanis kepada masyarakat. Ia menekankan bahwa kehadiran aparat bukan semata untuk penindakan, melainkan juga sebagai bentuk pelayanan dan perlindungan.
Sebanyak 509 personel gabungan dikerahkan dalam pengamanan malam Tahun Baru 2026. Kekuatan tersebut berasal dari unsur Polres Pelabuhan Tanjung Perak beserta jajaran, didukung personel Brimob, TNI dari Kodim setempat, satuan Airud, Satpol PP, Dinas Perhubungan, hingga BPBD.
Menurut AKBP Wahyu Hidayat, kolaborasi lintas instansi ini menjadi kunci utama dalam menciptakan pengamanan yang solid dan terintegrasi. Seluruh personel yang bertugas diinstruksikan untuk menjalankan tugas dengan sikap persuasif, ramah, serta menjunjung tinggi profesionalisme dalam melayani masyarakat.
Pengamanan secara khusus difokuskan pada pengendalian arus lalu lintas di sejumlah titik rawan kepadatan, terutama pada jalur perbatasan dari Gresik menuju Surabaya serta akses strategis menuju Jembatan Suramadu. Jalur ini diprediksi akan mengalami peningkatan mobilitas masyarakat pada malam pergantian tahun.
Kapolres menjelaskan bahwa penyekatan akan dilakukan secara selektif dan situasional, terutama di kawasan Suramadu. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi potensi konvoi kendaraan yang berujung pada aksi ugal-ugalan dan mengganggu ketertiban umum. Kendaraan yang terindikasi melakukan pelanggaran akan diarahkan kembali demi mencegah risiko kecelakaan dan gangguan keamanan.
Selain pengamanan lalu lintas, Polres Pelabuhan Tanjung Perak juga memberi perhatian serius terhadap potensi gangguan kamtibmas lainnya. Salah satu atensi utama adalah larangan penggunaan petasan yang kerap muncul saat malam tahun baru.
AKBP Wahyu Hidayat menegaskan bahwa jajaran Reskrim telah diarahkan untuk meningkatkan pengawasan dan penindakan secara terukur terhadap aktivitas yang membahayakan keselamatan masyarakat. Ia berharap kesadaran bersama dapat terbangun agar perayaan tahun baru tidak diwarnai oleh insiden yang merugikan diri sendiri maupun orang lain.
Menutup keterangannya, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak mengajak seluruh masyarakat untuk merayakan pergantian tahun dengan bijak dan penuh tanggung jawab. Ia memastikan bahwa aparat kepolisian bersama unsur terkait akan hadir di tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman dan nyaman.
Dengan pengamanan yang terencana, sinergi lintas instansi, serta pendekatan yang humanis, Polres Pelabuhan Tanjung Perak optimistis malam Tahun Baru 2026 dapat berlangsung kondusif, aman, dan penuh kedamaian bagi seluruh warga Surabaya dan sekitarnya. (D1)





Komentar