oleh

Saksi Meringankan Abdul Rasyid Berikan Keterangan Palsu, Terancam 7 Tahun Penjara

 

Detiknews.id Karo – Dedek Sulaiman warga Tanjung Morawa Medan terancam sangsi hukuman 7 Tahun penjara sebagaimana dimaksud dalam pasal 242 Ayat 1 KUHP, tentang memberikan Keterangan Palsu saat persidangan.

Pasalnya, Dedek selaku Saksi meringankan atas Terdakwa Abdul Rasyid SE memberikan Keterangan saksi palsu saat dipersidangan Pengadilan Negeri Kabanjahe, Rabu (17/6) sore di Ruang Sidang Kartika.

Didepan Majelis Hakim, atas keterangan saksi yang mencla mencle Ketua Majelis Hakim, Sulhanuddin SH, MH langsung menghentikan omongan saksi.

“Saudara Kuasa Hukum terdakwa silakan berikan komentar kepada saksi karena keterangan saksi ini sudah tidak benar, Mencla Mencle, tegas Sulhanuddin SH.

Parahnya lagi, disaat Kuasa Hukum Terdakwa Abdul Rasyid Sembring SE bertanya kepada saksi meringankan yang dihadirkan terdakwa,jawaban saksi juga tetap salah-salah sehingga Ketua Majelis Hakim memberhentikan pembicaraan Kuasa Hukum dengan saksi sembari menyuruh Saksi keluar dari persidangan.

info DetikNews.ID

lanjut baca berita

“Saudara Kuasa hukum saya dengar apa yang dilontarkan Saksi semua bersalahan,
saksi kamu tadi sudah disumpah sebelum memberikan keterangan Saksi namun pernyataan bersalahan, silakan keluar dari persidangan, ujar Ketua Majelis.

Terpisah, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Agusnaldo Marbun SH ketika dikonfirmasi sejumlah wartawan mengatakan bahwa Atas Keterangan saksi meringankan dalam Kasus Penganiayaan terhadap Anak Dibawah umur sangat Tidak Relevan.

“Keterangan Saksi meringankan terdakwa sangat tidak Relevan luar dari jalur topik persidangan, masak dibilangnya mencuri, ujar singkat Aldo Marbun sembari menggelengkan kepalanya.

Oleh karena itu Ketua Majelis Hakim menutup Sidang dan berikan waktu Minggu depan untuk menghadirkan saksi meringankan lainya. (Ius)

Komentar

Berita Terkait