oleh

Ribuan Mahasiswa Lampung Tolak UU Omnibus Law

Print This News Print This News

Bandar Lampung, detiknews.Id—Setelah berjam-jam massa melakukan orasi di depan Kantor DPRD Provinsi Lampung, akhirnya perwakilan mahasiswa yang tergabung di dalam Aliansi Lampung Memanggil diterima untuk melakukan mediasi, Rabu (7/10/2020).

info DetikNews.ID

lanjut baca berita

Kedatangan perwakilan mahasiswa disambut oleh Ketua DPRD Provinsi Lampung, Dandim, dan Kapolresta Bandarlampung.

Dalam kesempatan ini Jendral Aliansi Lampung memanggil, Irfan, menyampaikan keinginan para mahasiswa agar seluruh anggota Dewan Provinsi Lampung yang berjumlah 85 orang tanpa terkecuali untuk bersama bertemu para pendemo dan menolak serta mencabut UU Omnibus Law.

“Apabila hal tersebut tidak bisa terpenuhi, kami akan tetap bertahan di Gedung DPRD hingga UU itu dibatalkan. Kita tidak ingin alasan apapun, kita menginginkan sifat sungguh-sungguh dari DPRD Provinsi Lampung untuk menolak secara tegas UU Omnibus Law,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Provinsi Lampung, Mingrum Gumay mengatakan bahwa aspirasi dari semua mahasiswa di dengarkan namun untuk menghadirkan 85 anggota DPRD Provinsi Lampung untuk itu sangat tidak memungkinkan.

“Karena di lembaga ini ada beberapa anggota yg membahas Rakerja dan sedang di dalam perjalanan. Jadi masih ada solusi, atau negoisasi lainnya,” katanya.

Setelah melakukan mediasi di ruang rapat komisi, tuntutan dari perwakilan mahasiswa tidak terpenuhi akhirnya mahasiswa menyatakan Mosi tidak percaya kepada DPRD Provinsi Lampung dan dengan rasa kecewa mereka meninggalkan ruang rapat serta melanjutkan orasi hingga malam di depan Gedung DPRD Provinsi Lampung. (Din/RF).

DIRGAHAYU TNI 75

Komentar

Berita Terkait