oleh

Puluhan Ton Kayu Olahan Yang Diduga Berasal Dari Hutan Negara Diamankan Warga

Detiknews.id Karo – Puluhan Ton kayu olahan yang diduga berasal dari hutan negara yang berlokasi diwilayah hutan raya bukit barisan jalan tembus Karo – Langkat diamankan langsung oleh masyarakat desa kutarayat saat melintasi desa kutarayat, Kecamatan Naman Teran, kabupaten karo (16/1).

Kayu – kayu tersebut saat ini masih diamankan dihalaman kantor kepala desa kutarayat dengan penjagaan dari petugas kepolisian bersama TNI dan masyarakat.

Dilokasi, sitepu mengatakan bahwa puluhan ton kayu olahan tersebut berasal dari jalan tembus, kami kembali meminta agar pihak kepolisian mampu menghentikan kegiatan ilegal logging tersebut dan mengejar para pelaku beserta supir yang melarikan diri untuk dapat diproses hingga ke pengadilan, agar tidak lagi terjadi kegiatan pencurian kayu milik negara.

kami sangat bingung melihat polisi kehutanan provinsi sumatra utara dan polisi dari Polres karo yang terkesan melakulan pembiaran hingga kegiatan pencurian kayu ini dapat berlangsung selama bertahun tahun yang terlihat seperti tanpa ada miliki ketakutan, kami sering keberatan dan terganggu bila truk truk pengangkut kayu itu melintasi kampung kami ini,ujar sitepu.

Warga lainya berharap agar pihak aparat hukum mencari bos pelaku ilegal logging tersebut dan polisi juga harus melakulan police line diarea penebangan agar tidak ada lagi kegiatan ilegal logging ataupun pencurian kayu milik negara didekat desa ini.

Kami berharap mudah mudahan polisi mau membantu keinginan kami warga desa kutarayat ini dan sangat berharap agar polisi juga tidak ragu untuk berpihak kepada kebenaran dengan memproses oknum yang harus mempertanggungjawabkanya, harap surbakti mengakhiri.

Pihak Kepolisan sektor simpang empat AKP Dedy Ginting menyatakan bahwa pihaknya langsung melakulan penjagaan dan menitipkan barang bukti didesa kutarayat bersama masyarakat dan kita langsung lakulan prnyelidikan dan pasti akan tetap melakulan proses hukum sebagaimana mestinya, ujar kapolsek saat dilokasi.(ius)

Komentar

Berita Terkait