oleh

Peringati HPSN, Kompol Wendy Lakukan Giat Bersih Sampah Bersama Warga Lebak

Detiknews.id.Lebak Banten – Peringati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN). Kompol Wendy melakukan giat bersih-bersih dengan memungut sampah bersama warga Lebak, usai memimpin upacara peringatan HPSN Tahun 2019 di TPSA Kampung Dengung Desa Sindang Mulya, Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak, Sabtu, (23/2/2019).


info

DetikNews.ID



Ada yang Menarik


lanjut baca berita


Kegiatan dilakukan untuk mengingat bencana lingkungan ditempat pembuangan akhir (TPA). Longsoran dan ledakan gas metana dari timbunan sampah disertai banjir, menenggelamkan dua kampung padat penduduk merenggut 157 korban jiwa, Senin (21/2/2005) yang lalu.

Adapun penyebab bencana lingkungan tersebut karena buruknya pengelolaan sampah. Peristiwa inipun menjadi dasar ditetapkannya tanggal 21 Februari sebagai HPSN.

Upacara HPSN, merupakan momentum untuk mengembangkan kesadaran diri, dan menyinergikan seluruh potensi masyarakat, guna bersama-sama menghadapi permasalahan sampah dan membangun tata kelola sampah untuk hidup bersih, sehat, dan bernilai.

Wendy berharap, upacara HPSN dapat menjadi titik awal bagi semua pemangku kepentingan untuk segera melakukan aksi nyata. Yakni mengampanyekan, mengedukasi, dan memberikan bimbingan kepada masyarakat untuk menerapkan budaya 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Sebab, lingkungan hidup yang baik dan sehat bukanlah warisan nenek moyang, melainkan titipan anak cucu kita.

“Reduce adalah mengurangi segala sesuatu yang mengakibatkan bertambahnya volume sampah, reuse yaitu gunakan kembali sampah yang masih dapat dipakai, dan recycle berarti mendaur ulang sampah menjadi produk baru yang bermanfaat,” terangnya.

Wendy menyebutkan, salah satu contoh yang patut ditiru yakni program bank sampah dan pengelolaan sampah mandiri dari masyarakat. Seperti sudah dirintis di beberapa tempat, salah satunya di Surabaya. Dengan program itu, sampah bukan hanya dapat dikurangi, namun juga dapat menjadi media untuk memperkuat ketahanan energi dan pangan, serta menggerakkan roda perekonomian masyarakat.

“Sampah adalah lawan kita, yang dapat membahayakan kesehatan dan keselamatan manusia, serta mengancam kebersihan dan kelestarian lingkungan. Sebaliknya, sampah adalah kawan kita, yang bila dikelola dengan baik dapat meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat dan mendorong laju pembangunan nasional,” ucapnya.

Pada satu sisi, sampah dapat dikatakan sebagai ancaman. Namun pada sisi lain, bila dikelola dengan baik, sampah juga dapat menjadi potensi yang cukup besar. (igor tisna)

Mungkin Anda Suka

Komentar