Pengamanan Nataru 2020, Sinergitas TNI Polri

Detiknews.id Surabaya – Kapolri Jenderal Pol Drs Idham Azis MSi bersama  Panglima TNI Marsekal TNI Dr (HC)Hadi Tjahjanto S.IP hadir di Surabaya, dalam rangka memberikan pengarahan kepada Anggota TNI-Polri. Selain itu, anjangsana di beberapa titik tempat peribadatan seperti Gereja Santa Maria Tak Bercela.

Agenda ini juga dalam rangka menyambut Natal dan Tahun Baru 2020 (Nataru) Tahun 2020.

Foto : Para Pejabat Utama TNI dan Polri – detiknewsid/m9

Bertempat di GOR Hayam Wuruk Kodam V Brawijaya, hadir juga Kapolda Jatim Irjen Pol Drs. Luki Hermawan, M.Si, Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI R. Wisnoe Prasetja Boedi,  Panglima Divisi 2 Infantri Kostrad, para Pangkotama TNI, Pejabat Utama Kodam V Brawijaya, para Pejabat Utama Polda Jatim, dan Kapolres jajaran Polda Jatim.

Dalam sambutannya, Kapolri Jendral Polisi Drs. Idham Azis, M.Si mengatakan, kami mengucapkan, banyak  terima kasih atas kerja sama yang baik dalam pelaksanaan tugas menjaga negara Republik Indonesia karena TNI Polri merupakan tulang punggung Negara Kesatuan Republik Indonesia.

” Apabila kerja sama ini tidak dibina dengan baik akan di manfaatkan oleh pihak tertentu untuk melakukan infiltrasi,” tuturnya. Rabu (18/12/2019)

Masih dengan Kapolri, perayaan Nataru 2020 memerlukan kesiapan dan kesiagaan  jajaran institusi khususnya TNI Polri. Persiapan ini berguna untuk mewujudkan pengamanan perayaan Natal bagi umat yang merayakan merasa aman dan kondusif,” jelasnya.

Sambutan berikutnya dari Panglima TNI Marsekal TNI Dr. Hadi Tjahyanto, S.IP, yang menyatakan  bersyukur bahwa  pagi ini bisa berkumpul dan bertatap muka dalam rangka pengarahan pengamanan Natal dan Tahun Baru Tahun 2020.

” Kerja sama TNI – Polri di GOR Hayam Wuruk Surabaya, Semua ini telah dibuktikan dalam event Pilkada serentak, Pemilu Presiden dan Wakil Presiden dan event Internasional berlangsung dengan lancar dan aman,” ungkapnya.

Foto : Para Pejabat TNI dan Polri – detiknewsid/m9

Lanjut Panglima, selain itu, peran penting seluruh elemen masyarakat dibutuhkan dalam hal menjaga kemananan di lingkungan sekitar masing-masing.

“TNI-Polri adalah ksatria yang berjiwa korsa, namun dalam ini kita harus menempatkan kepentingan bangsa diatas segala-galanya,” jelas Panglima.

Panglima berpesan kepada seluruh TNI-Polri untuk tetap mengedepankan sifat Humanis, tegas waspada, dan menguasai aturan SOP.

TNI – Polri merupakan organisasi yang besar dan mempunyai potensi yang besar untuk menjaga kedaulatan Negara Indonesia dalam kompleksitas dan kemajuan teknologi yang pesat. TNI-Polri harus saling menjaga kebersamaan dalam pengamanan Jawa Timur yang kondusif, aman, lancar dan Kondusif. (M9)

Komentar

Berita Terkait