oleh

Pembunuhan  Mr X di Lau Biang Ditangkap

DetikNews.id Karo – Dua Minggu berlalu usai ditemukan jenazah Mr X  dalam kondisi yang mengenaskan yang berlokasi di Lau biang,Desa Singa,Kecamatan Tigapanah, Kabupaten Karo, tepatnya di aliran Sungai Gerguh Lau Biang akhirnya terungkap , dan lebih mengejutkan ternyata dalang otak pembunuhan tersebut abang tiri korban sendiri,Rabu (23/7).

Kapolsek Tigapanah AKP Ramli Simanjorang melalui Kanit  IPDA F.Manik, membenarkan telah berhasil menangkap 2 (dua) orang laki-laki yang diduga keras sebagai  Tersangka yakni Hasil Sembiring dan Sempurna Ginting, pelaku yang telah melakukan Pembunuhan atas kejadian sebelumnya  Penemuan mayat Mr.X di Desa Singa,Kecamatan Tigapanah,Kabupaten Karo, tepatnya di aliran Sungai Gerguh Lau Biang, yang diketahui pada hari Senin tangaal 13 Juli 2020 sekira pukul 11.00 WIB.

bahwa pada hari Selasa tanggal 14 Juli 2020, telah diketahui siapa keluarga dari mayat Mr.X tersebut dan telah dilakukan pemeriksaan terhadap keluarga dan saksi-saksi dan diketahui bahwa mayat Mr.X adalah Rawat  Sembiring  Milala, penduduk Desa Naman Teran, Kecamatan Naman Teran, Kabupaten Karo.

Selanjutnya Pada hari Rabu tanggal 15 Juli 2020 pukul 04: 00 WIB, Pers Unit Reskrim Polsek Tigapanah telah membawa mayat korban  ke Rumkit Bhayangkara TK.II Medan untuk dilakukan Autopsi.

Setelah dilakukan serangkaian kegiatan Penyidikan dan Penyelidikan, bahwa abang tiri dari korban atas nama Hasil Sembiring mengakui bahwa dirinya yang mendalangi dan menyuruh tersangka Sempurna  Ginting,Dkk untuk melakukan pembunuhan terhadap korban,”jelas IPDA F Manik.

info DetikNews.ID

lanjut baca berita

Berdasarkan pengakuan dan hasil pemeriksaan
tersangka sudah merencakan perbuatannya,Hasil Sembiring menyuruh dan memberikan uang  sejumlah Rp.6.500.000,- (enam juta lima ratus ribu rupiah) kepada Sempurna Ginting, Dkk atas keberhasilan membunuh korban.

Lanjut IPDA F Manik lagi bahwa,Sempurna  Ginting dalam melakukan pembunuhan terhadap diri korban, dilakukan bersama dengan Andi Ginting (anaknya), Pijer Sembiring dan satu orang laki-laki yang tidak diketahui namanya.

Adapun kronologi cara para tersangka membunuh korban adalah, menjemput dan membawa korban dari Desa Naman Teran dan selanjutnya membawa korban ke Perladangan Desa Salit, Kecamatan Tiga Panah, Kabupaten Karo,  diperladangan para tersangka menjerat leher korban dan setelah yakin korban sudah meninggal, selanjutnya para tersangka memasukkan korban kedalam karung goni dan setelah karung goni diikat, kemudian memasukkan korban kedalam mobil dan membawanya ke jembatan Desa Singa dan dari atas jembatan para tersangka melemparkan tubuh korban kedalam sungai Lau Biang.

Adapun yg menjadi motif tersangka menghilangka nyawa korban adalah dikarenakan tersangka sudah sangat resah dan terancam atas perbuatan korban, yang ada mengalami gangguan jiwa, dan pihak keluarga dan masyarakat juga sudah sangat resah dengan perbuatan pelaku yang terkadang mau kumat dan membuat keonaran di desanya.

Barang bukti yang telah diamankan berupa  1 (satu) unit mobil Mini Bus, No.Pol.BK 1950 LS, warna hitam,rantai besi dengan panjang sekita 3 meter,3 (tiga) buah gembok besi,sehelai kain sarung, celana dalam warna merah dan 2 potongan tali keranjang pelastik warna biru,”ungkap IPDA F Manik.(Ius)

Komentar

Berita Terkait