Detiknews.id Surabaya – Dalam rangka memastikan kesiapan pelayanan transportasi kereta api pada masa Angkutan Lebaran Tahun 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) melalui Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas I Surabaya melaksanakan kegiatan Ramp Check sarana perkeretaapian di wilayah operasional KAI Daop 8 Surabaya.
Kegiatan ramp check ini merupakan langkah preventif untuk menjamin keselamatan, keamanan, serta kenyamanan perjalanan kereta api, khususnya menjelang periode Angkutan Lebaran yang diperkirakan akan mengalami peningkatan volume penumpang secara signifikan.
Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh terhadap aspek administratif dan teknis sarana perkeretaapian. Pada aspek administratif, tim melakukan pengecekan identitas sarana, dokumen pemeriksaan terakhir (checksheet), serta tanda lulus uji. Sementara itu, aspek teknis meliputi pemeriksaan sistem pencahayaan, pengereman, peralatan komunikasi, sistem sirkulasi udara dan pendingin ruangan (AC), perlengkapan keselamatan seperti APAR dan jendela darurat, roda dan komponen rangka bawah, hingga fasilitas pelayanan penumpang di dalam kereta.
Ramp check sarana perkeretaapian untuk Angkutan Lebaran 2026 ini dilaksanakan selama lima hari, mulai 2 hingga 6 Februari 2026. Khusus di wilayah KAI Daop 8 Surabaya, sebanyak 587 sarana perkeretaapian dilakukan pemeriksaan, terdiri atas 520 unit kereta, 55 unit lokomotif, serta 3 trainset KRDI atau sebanyak 12 kereta.
Deputy Daop 8 Surabaya, Zuhril Alim, menyampaikan bahwa kegiatan ramp check merupakan bagian dari komitmen KAI dalam menghadirkan layanan transportasi yang andal dan berorientasi pada keselamatan pelanggan.
“Dengan semangat Semakin Melayani, KAI Daop 8 Surabaya berkomitmen untuk menghadirkan perjalanan kereta api yang selamat, aman, dan nyaman selama masa Angkutan Lebaran 2026. Kami mendukung penuh pelaksanaan ramp check ini dan berharap hasil pemeriksaan dapat menjadi masukan penting dalam peningkatan aspek keselamatan serta kualitas pelayanan kepada pelanggan. Berbagai persiapan telah kami lakukan, mulai dari perawatan rutin, pengecekan berkala, hingga perbaikan menyeluruh terhadap seluruh sarana perkeretaapian,” ucap Zuhril.

KAI Commuter Siaga Posko Angleb dan Nikmati Beragam Fasilitas di Operasi Angkutan Lebaran 2025
Sementara itu, Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Surabaya, Denny Michels Adlan, menjelaskan bahwa ramp check yang dilaksanakan bersama KAI Daop 8 Surabaya bertujuan utama untuk memastikan keselamatan perjalanan kereta api, khususnya bagi para pengguna jasa.
“Kegiatan ramp check ini dilakukan semata-mata untuk memastikan keselamatan perjalanan kereta api. Kami berkomitmen untuk selalu menjunjung tinggi prinsip keselamatan, karena ketika aspek keselamatan terpenuhi, maka kenyamanan penumpang dapat terwujud secara optimal,” ujar Denny.
Selama pelaksanaan ramp check, tim gabungan DJKA dan KAI Daop 8 Surabaya melakukan pemeriksaan di sejumlah lokasi strategis, antara lain Depo Lokomotif dan Depo Kereta Surabaya Pasar Turi, Sidotopo, dan Malang, serta Stasiun Surabaya Pasar Turi, Surabaya Kota, dan Malang.
Secara umum, hasil ramp check menunjukkan bahwa seluruh sarana perkeretaapian di wilayah KAI Daop 8 Surabaya dinyatakan laik jalan. Adapun temuan bersifat minor, seperti lampu yang tidak menyala, jendela ventilasi yang tidak dapat dibuka, serta kelengkapan APAR, sebagian besar telah ditindaklanjuti oleh KAI sesuai dengan rekomendasi tim pemeriksa.
Sebagai bagian dari kesiapan Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 8 Surabaya juga mencatat tingginya minat masyarakat terhadap perjalanan kereta api. Hingga 6 Februari 2026, sebanyak 64.402 tiket Kereta Api Jarak Jauh Reguler telah terjual untuk periode keberangkatan 11 hingga 23 Maret 2026 dari wilayah KAI Daop 8 Surabaya.
Seiring terus meningkatnya minat tersebut, KAI mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan sejak dini dan segera melakukan pembelian tiket melalui seluruh kanal resmi KAI. Pembelian lebih awal diharapkan dapat membantu pelanggan memperoleh jadwal perjalanan sesuai kebutuhan sekaligus menghindari kehabisan tiket pada tanggal-tanggal favorit arus mudik Lebaran.
Melalui sinergi antara regulator dan operator serta berbagai langkah persiapan yang dilakukan, KAI Daop 8 Surabaya bersama DJKA berkomitmen untuk menghadirkan layanan transportasi kereta api yang selamat, aman, dan nyaman, sehingga masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik Lebaran dengan tenang, tertib, dan penuh kepercayaan.(D1)




Komentar