oleh

Pasca Penggusuran,Anak Anak Benda Trauma Liat Petugas 

Detiknews.id,Tangerang – Duka mendalam masih dirasakan anak anak pasca diusir paksa dari proyek pembangunan jalan bebas hambatan Jakarta – Kunciran – Cengkareng.

info DetikNews.ID

lanjut baca berita

Hal tersebut terlihat saat beberapa petugas berpakaian lengkap datang, salahseorang bocah yang saat itu tengah menemani orangtuanya turun kejalan untuk meminta bantuan kepada pengguna jalan menangis dan menjerit histeris, bahkan tidak sedikit dari mereka yang mencoba menjauhi petugas kamis (3/9/2020).

Padahal saat itu petugas datang hanya untuk membantu kelancaran lalulintas dan mengingatkan kepada warga untuk tidak membawa serta putra – putrinya turun kejalan dengan alasan keselamatan.

Bukan hanya itu, berdasarkan pantauan dilokasi beberapa anak lainnya yang mengetahui kedatangan petugas sontak memeluk dan bersembunyi dibalik kaki orangtuanya dan tidak sedikit yang mencoba lari untuk menjauhi petugas.

Mengetahui hal tersebut, petugas yang saat itu dipimpin Kanit Binmas Polsek Benda Iptu Sumningrum mencoba menenangkan anak – anak dengan sikap keibuannya.

“Ayo sini sini, ibu sebrangin, jangan main dijalan ya, bahaya nanti kalau ada mobil gimana,”tutur Iptu Sumningrum santun.

Meski demikian, salahseorang anak yang terlanjur takut atas kehadiran petugas terus menangis, bahkan temannya yang saat itu menemani bocah tersebut ikut menangis.

Salah satu warga, Aat membenarkan kondisi trauma yang kini dialami kebanyakan anak – anak diwilayahnya, bahkan trauma tersebut juga dialami salahseorang anaknya yang masih duduk di kelas 2 SD.

“Ya namanya masih kecil, melihat yang kayak gini, nangis mereka, trauma pasti,” ujarnya.

Aat menceritakan, jauh hari sebelum penggusuran, anaknya sudah mengalami tekanan psikologis akibat intimidasi dari aparat.

“Anak saya aja kalau ketemu orang enggak dikenal nanya om polisi bukan? Takut dia itu,” ujar Aat.(nur/red)

DIRGAHAYU TNI 75

Komentar

Berita Terkait