oleh

Pangkoopsau l: Ini Kebanggan Sejarah Catat Orang Pertama Awaki Skadron Udara Baru

Detiknews.id.Jakarta – Ini merupakan kebanggaan, sejarah akan mencatat kalian sebagai orang pertama yang akan mengawaki Skadron Udara baru, untuk itu tanamkan kebaggaan ini pada diri kalian maupun keluarga.

Demikian Pangkoopsau I Marsda TNI Fadjar Prasetyo, mengatakan saat memberikan pengarahan  dihadapan puluhan Penerbang dan crew yang akan mengawaki Skadron Udara 27 di Lanud Manuhua Biak dan Skadron Udara 33 di Lanud Sultan Hasanuddin Makasar, bertempat di Hanggar Skadron Udara 2 Wing I Lanud Halim Perdanakusuma, Senin (10/6).

Jumlah personel yang  dilepas untuk  Penerbang dan crew Skadron Udara 27 sebanyak 33 personel, sedangkan untuk Skadron Udara 33 di Lanud Sultan Hasanuddin Makasar sebanyak  25 personel.

Lebih lanjut  Pangkoopsau I Marsda TNI Fadjar Prasetyo, S.E., M.P.P.,   menyampaikan  pesan, agar ciri khas anggota Lanud Halim Perdanakusuma yang kerja keras, disiplin dan loyal hendaknya dapat ditunjukkan ditempat tugas yang baru.

“Jaga nama baik Lanud Halim Perdanakusuma, baik dan buruk atau ada kekurangan ditempat tugas baru hadapi dengan ksatria,  sebagai militer  yang mempunyai jiwa loyal serta siap ditempatkan dimana saja”, pinta Pangkoopsau I

Pangkoopsau I juga minta kepada seluruh personel yang akan mengawaki skadron udara baru agar menyiapkan mental dan fisik, Skadron Udara 27 merupakan belahan jiwa Skadron Udara 2, demikian juga skadron Udara 33 merupakan belahan jiwa skadron udara 31.

“TNI AU untuk pertama kali menempatkan Skadron Udara di Papua,  kalian akan jadi bagian dari pembangunan Papua dan  pionir pembangunan Indonesia”, tambah Pangkoopsau I

Diakhir pengarahannya Pangkoopsau I menyampaikan  pesan agar para personel menyiapkan semuanya termasuk peralatan yang akan digunakan untuk mendukung pesawat CN-235 maupun Herkules C-130.

Sebelumnya, Danlanud Halim Perdanakusuma Marsma TNI Muhamad Tonny Harjono memimpin apel khusus pelepasan Penerbang dan crew Skadron Udara 27 dan Skadron Udara 33.  Dalam sambutannya, Danlanud Halim P. mengatakan, Sebagai organisasi baru, baik Skadron Udara 33 maupun Skadron Udara 27, tentunya harus didukung dengan sumber daya manusia yang handal dan profesional guna mengembangkan skadron baru tersebut”.

Kepada  personel yang akan bertugas di Skadron Udara 33 Lanud Hasanudin, Makasar, dan Skadron Udara 27 Lanud Manuhua  Biak, Danlanud Halim P. mengharapkan dapat menjadi  pelopor dalam membangun dan mengembangkan skadron baru ini, untuk menjadi ujung tombak di wilayah Timur Indonesia.

“Tetaplah semangat, jaga loyalitas kalian, ke depan sejarah akan mencatat, kalianlah perintis-perintis utama dari dua skadron baru ini, Ujarnya.

Diakhir sambutannya Danlanud Halim Perdanakusuma  minta agar pengabdian sebagai tujuan utama. Kenali medan tugas, dan hilangkan angggapan bahwa antara Skadron Udara 31 dengan Skadron Udara 33, demikian pula dengan Skadron Udara 2 dan Skadron Udara 27 adalah skadron yang berbeda.

“Tidak ada perbedaan yang prinsip dari dua skadron ini, karena kalian berasal dari satu keluarga, dan merupakan satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan dalam pelaksanaan tugas nantinya, yang membedakan kalian hanyalah tempat dan wilayah penugasan, kata Danlanud Halim P.

“Seperti kita ketahui bersama bahwa sesuai dengan Surat Perintah Kepala Staf Angkatan Udara Nomor Sprin/35/I/2019 tanggal 11 Januari 2019 tentang pengawakan Skadron Udara 33 dan Skadron Udara 27, sebagian besar akan diawaki oleh personil dari Skadron Udara 31 dan Skadron Udara 2 Wing Udara 1 Lanud Halim Perdanakusuma, Danlanud Halim P. menambahkan.

Diakhir acara, sebagai tanda pelepasan dan salam perpisahan, dua pesawat CN tipe 295 dan 235 melaksanakan fly pass diatas hanggar Skadron Udara 2.

Hadir dalam apel khusus pelepasan personel Skadron Udara udara 27 dan Skadron Udara 33, Danwing I Lanud Halim Perdanakusuma, Kepala Dinas, para pejabat dijajaran Lanud Halim Perdanakusuma, beserta keluarga dari personel yang akan bertugas di Skadron Udara 27.

Komentar

Berita Terkait