oleh

Marak Kendaraan Tambang Beroperasi, Warga Kosambi Minta Ditertibkan

Detiknews.id.Tangerang -Maraknya kendaraan tambang yang beroperasi diluar ketentuan jam operasional kearah proyek pembangunan yang ada di Dadap, Kecamatan Kosambi membuat warga resah. Pasalnya mobil pengangkut Bahan tambang bersumbu empat ini melanggar Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 47 Tahun 2018, tentang jam operasional pengangkutan bahan tambang.

Peraturan yang dibuat bupati tangerang ini sengaja dilanggar para supir truk bahan tambang. Dilanggarnya perbup 47 Tahun 2018 ini memantik aksi dari warga untuk menuntut bupati tangerang kembali menggalakan dan menerapkan aturan tersebut dilapangan.

jual properti

Koordinator Aksi Wahyudi mengatakan, kita disini dirugikan, jalan kita rusak dan banyak dari masyarakat jadi korban akibat mobil tanah yang melanggar aturan ini.

Menanggapi aksi Minggu (14/7) Herdi – Akademisi Muda Kecamatan Kosambi, saat dihubungi via Ponsel mengatakan “Aksi yang dilakukan warga kosambi ini adalah Aksi Nurani dan keprihatinan terhadap lingkungannya yang sekarang menjadi ladang Polusi akibat angkutan tambah tersebut dan warga hanya menuntut ditegakkannya Perbup 47 tahun 2018 dan diimplementasikan secara berkelanjutan”.

Herdi juga mengutip pernyataan Bupati Tangerang Pada Tanggal 20 Juni 2019 pada acara Dengar Pendapatr dengan pengusaha tambang dipendopo bupati, kota tangerang. Bahwa Bupati meminta elemen masyarakat untuk ikut mengawal dan menegakkan perbup 47 Tahun 2018. Dan aksi ini adalah aksi mengabulkan pernyataan buat tersebut,” tandasnya.

 

Komentar

Berita Terkait