oleh

Lakukan Orasi di Bundaran Batu Satam, Sang Orator; Kutuk yang Tak Dukung Penghapusan Maksiat

Print This News Print This News

BELITUNG — Aksi Damai Aliansi Ummat Islam Belitung (ANTAB) di bundaran Batu Satam, Ahad (06/09/2020), dalam orasinya, mengutuk siapapun yang tidak mendukung pemberantasan kemaksiatan di Pulau Belitong.

info DetikNews.ID

lanjut baca berita

Muhammad Noor Masese salahsatu Orator dalam aksi damai di bundaran Batu Satam Kota Tanjungpandan menyerukan, Belitung bersih dari kegiatan kemaksiatan.

Sang Orator, Muhammad Noor Masese dengan lantang berseru, tidak ada kompromi terhadap maksiat dan pelanggaran hukum yang terlibat disitu. Ia meminta hapuskan maksiat dan apapun yang mendukung dibelakangnya semua.

“Hapuskan semua, hari ini Kita terlihat sedikit, tapi hari ini ALLAH melihat Kita memperjuangkan satu kebenaran, hapuskan maksiat dari bumi Belitung, tapi bukan hanya disini saja, hapuskan dari seluruh Belitong,” ujar Muhammad Noor Masese dengan semangatnya.

Kata Dia, Keadilan adalah penegakan hukum yang sempurna, ketika keadilan itu, penegakan hukum itu tidak dilakukan, maka penegakan hukum itu tidak sempurna.

“Maka siapapun yang tidak mendukung kegiatan penghapusan kemaksiatan di pulau Belitung, terkutuklah mereka itu, siapapun Dia,”sumpahnya.

Dalam Orasinya itu, Muhammad Noor Masese juga menyebutkan untuk membela Muallaf yang teraniaya agar semangat beribadahnya tak pernah surut dan tidak merasa ditinggal oleh ummat muslim lainnya.

“Saudaraku yang muallaf, Anda tidak sendiri, ratusan ribu kami bersama Anda, Kami siap mati bersama anda, mari kita bela jangan sampai mengendorkan ibadah taqwa seorang muallaf, itu saudara Kita, tidak mesti sedarah, Kita saudara,”ujarnya berapi api.

Selain Muhammad Noor Masese, Juhri S.Pd.I,SH juga salahsatu dari Sang Orator yang gagah dalam menyuarakan kebenaran, Ia bahkan dengan lantang dan sangat berani dalam orasinya, menyuruh mencatat namanya dan menyebutkan bahwa Dia adalah Sekdin Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Belitung.

“Saya tidak pernah takut, catat Nama Saya, jabatan Saya Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Belitung, catat nama Saya hari ini, kalau saat ini anda tidak berani menyuarakan kebenaran, berarti anda adalah orang orang yang menghianati Islam.

Juhri, dalam orasinya menyebutkan, sangat kecewa dengan kasus arak, Ia akan mengawal terus sampai ke persidangan dan akan turun lagi ke lapangan jika tidak ada tersangka lainnya.

“Jangan lihat hari ini, bahwa Kami akan bergerak kembali dengan kekuatan yang lebih besar lagi, Kita akan kepung Kota Tanjungpandan, Saya kalaupun hari ini harus lepas dari jabatan Saya dan Saya berhenti dari Pegawai Negeri, maka Saya rela, Demi Allah,”kata mantan Ketua KNPI Belitung periode 2001-2004. (Salis)

DIRGAHAYU TNI 75

Komentar

Berita Terkait