Kuasa Hukum Yamoa Sebut Pasal-Pasal Pidana Yang Disangkakan Ke Kliennya Tidak Tepat Sasaran

PANGKALPINANG, Detiknews.id — Sekjen Ormas Pemuda Pancasila (PP) Bangka Belitung, Yamoa’a Harefa melalui kuasa hukumnya memberikan klarifikasi terhadap pemberitaan di salah satu media massa yang dinilai telah mencemarkan nama baik kliennya sebagai Kasat Pol PP Provinsi Babel.

“Di dalam pemberitaan di media cetak maupun online, kasus ini menjadi perhatian kami, bahwa ia (Yamoa-red) dijadikan tersangka oleh laporan seseorang, maka kami ambil alih persoalan ini, kami akan membelanya sampai masalahnya selesai,” kata salah satu Kuasa Hukum Yamoa’a Harefa, Victor Sitanggang kepada sejumlah wartawan saat menggelar konferensi pers di Hotel Centrum, Senin (21/10/2019).

Pada kesempatan itu, Kuasa Hukum yang juga menjabat Wakil Sekjen Majelis Pimpinan Nasional Pemuda Pancasila (MPN PP) ini juga menilai, tiga tindak pidana yakni, penipuan, penggelapan, dan pemerasan yang telah dituduhkan oleh pelapor yakni pihak Global Executive Club kepada kliennya itu dinilai tidak tepat sasaran.

Dijelaskan dia, Pasal 378 KUHP tentang Penipuan itu berbunyi apabila seseorang melakukan suatu pekerjaan dengan seseorang yang melakukan bujuk rayu, tipu daya, menjanjikan sesuatu, dan mendapatkan uang dari bujuk rayunya tersebut.

“Tetapi apakah Saudara Yamoa melakukan hal itu, tidak pernah dia membujuk rayu pemilik Global ini, dalam hal apapun tidak ada hubungan, jadi sehingga pasal yang dilaporkan itu kami anggap telah merusak nama baik pribadi Saudara Yamoa,  maupun kami sebagai Organisasi PP yang menaungi dia,” jelasnya.

Lebih lanjut dikatakan dia, Pasal 170 KUHP, terminologinya yakni perbuatan yang dilakukan seseorang kepada orang lain dengan kekerasan yang merugikan korbannya, sehingga menyebabkan luka-luka atau fasilitas barang yang dirusak.

Komentar

Berita Terkait