oleh

Kualitas Proyek Rehap SD 2 Sinar Ogan Dipertanyakan 

Print This News

Lampung Utara, Detiknews.id – Dalam rangka meningkatkan dunia pendidikan, pemerintah menurunkan bantuan melalui berbagai program dengan menggelontorkan dana cukup besar dari puluhan ratusan juta hinga sampai miliaran rupiah guna mendukung pembangunan sarana dan prasarana demi tercapainya keamanan dan kenyamanan proses belajar mengajar siswa didik yang ada di setiap daerah.

info DetikNews.ID

lanjut baca berita

Namun sangat disayangkan hingga sampai saat ini masih banyak para oknum yang tidak bertanggung jawab atas amanah yang diberikan oleh pemerintah melalui dinas pendidikan, Seperti halnya yang terjadi di SDN 2 Sinar Ogan, Kecamatan Abung Selatan, kabupaten Lampung utara, yang mana mendapatkan bantuan pemerintah untuk rehabilitasi gedung ruang kelas namun diduga direalisasikan tidak sesuai juklak juknis yang sudah ditetapkan.

Pantauan dilokasi , Selasa (27/10/20) dimana pembangunan rehabilitasi gedung ruang kelas SDN 2 Sinar Ogan dengan anggaran 84.390.272 juta rupiah, dimana dalam pekerjaan perehapan ruang kelas tersebut diduga ada permainan dalam mutu pengerjaannya, diantaranya seperti besi yang dipasang, baja, balok gantung depan serta atap ruang kelas diduga tidak sesuai dengan juklak juknisnya. Hal ini menjadi dugaan adanya kecurangan kwalitas mutu pengerjaan dan terkesan asal jadi.

Ketika melakukan konfirmasi kepada Kepala Sekolah Maryono (kepsek-red) namun kepala sekolah tidak ada baik dilokasi pekerjaan maupun di rumahnya.

“tidak ada mas kepela sekolahnya.  Ngak pernah kesini,” ujar Agus kepala tukang disana.

Sementara, Agus kepala tukang saat di konfirmasi terkait kualitas pembangunan yang diduga tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Belanja (RAB). Dirinya menjelaskan, sebenarnya pekerjaan ini sudah beres dengan ketinggian 3 meter setengah. Tiba-tiba kepsek bilang kurang tinggi akhirnya kami tinggiin lagi sampai 4 meter.

“Waktu itu 3.50 meter namun kata kepsek kurang tinggi akhirnya kami tambah 50 centimeter untuk mencukupi 4 meter mas,” ujar pak Agus.

Sementara, saat disinggung terkait disudut bangunan terlihat tidak ada besi, melainkan hanya ada kawat kecil yang terbengkok disana.

“Itu di bawah sudah ada mas, sudah kita cor,” tepis Agus kepala tukang itu. Sampai berita ini di terbitkan kepsek belum dapat di konfirmasi. (Peb)

Info KPU Karo
Header

Komentar

Berita Terkait