Kemendukbangga/BKKBN Jatim Siapkan 250 Kuota Mudik Gratis

Mudik Gratis: Prinsip Asah, Asih dan Asuh

Detiknews.id Surabaya – Dalam rangka  mewujudkan Kepedulian untuk Pejuang Stunting. Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Kemendukbangga/BKKBN) Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur (Jatim), menggelar Mudik Gratis, dengan memperkuat ketahanan keluarga melalui program Mudik Gratis, menyiapkan 250 Kuota Mudik Gratis.

Kemendukbangga/BKKBN Jatim menyiapkan Kuota 250 kursi mudik gratis / M9

Kemendukbangga/BKKBN Jatim, mengusung prinsip “Asah, Asih, dan Asuh”. Program ini tidak hanya sekadar menyediakan transportasi, tetapi juga menjadi apresiasi bagi para pejuang percepatan penurunan stunting di lapangan.

IKLAN UCAPAN

Lanjut Baca Berita

Plt. Kepala Perwakilan (Kaper) BKKBN Jatim, Sukamto, menjelaskan bahwa sasaran utama program ini adalah masyarakat umum, khususnya mereka yang terlibat aktif dalam pendampingan keluarga dan penanganan stunting, seperti Tim Pendamping Keluarga (TPK).

“Program mudik gratis ini adalah bentuk kepedulian kami dalam memberikan Asah, Asih, dan Asuh terhadap keluarga. Kami ingin memberikan penghargaan kepada para pejuang stunting agar mereka bisa berkumpul dengan keluarga di kampung halaman dengan aman dan nyaman,” ujar Sukamto saat pelepasan armada mudik dikantor BKKBN Jatim, Rabu (18/03/2026)

Lebih dari sekadar mobilisasi massa, BKKBN Jatim memanfaatkan momentum mudik untuk menyisipkan pesan-pesan krusial terkait program Bangga Kencana. Peserta mudik akan mendapatkan edukasi mengenai pentingnya pembangunan keluarga berkualitas, kesehatan reproduksi yang terjamin, dan pencegahan stunting sejak dini.

“Program ini adalah sarana sosialisasi. Kami ingin memastikan informasi mengenai pentingnya keluarga sebagai fondasi pembangunan bangsa tetap tersampaikan, bahkan di tengah hiruk-pikuk lebaran,” tambah Sukamto.

“Kami telah mengundang masyarakat untuk mendaftar. Selain fasilitas transportasi gratis, peserta juga akan mendapatkan akses informasi dan edukasi yang bermanfaat bagi kualitas hidup keluarga mereka,” pungkasnya. (M9).

Komentar

Berita Terkait