oleh

Kapolres Bangka Barat Himbau Agar Masyarakat Tidak Radikalisme

Print This News Print This News

MUNTOK — Masyarakat Kabupaten Bangka Barat dihimbau menjaga dan mewaspadai masuknya paham radikal yang merupakan salah satu cikal bakal terjadinya aksi teror menjelang Pilkada Kabupaten Bangka Barat yang akan dilaksanakan 09 Desember 2020 mendatang.

info DetikNews.ID

lanjut baca berita

Hal tersebut disampaikan Kapolres Bangka Barat AKBP Fedriansah, SIK pada Selasa 22 September 2020 kemarin.

Menurut sumber dari Humas Polres Bangka Barat kepada awak media Detiknews.id ,Rabu (23/09/2020) menerangkan,”

Jelang Pilkada masyarakat dihimbau tidak mudah terpengaruh hoax, fitnah, paham radikal serta Kapolres Bangka Barat AKBP Fedriansah, SIK ,juga mengajak masyarakat untuk jaga bersama Kabupaten Bangka Barat yang aman, damai, kondusif dan waspadai masuknya paham radikal yang merupakan salah satu cikal bakal terjadinya aksi teror.”

Kepada masyarakat juga Kapolres Bangka Barat AKBP Fedriansah, SIK berpesan, jika ada yang mencurigakan, agar masyarakat tidak segan-segan melapor kepada Bhabinkamtibmas atau Polsek setempat serta bila menemukan adanya masyarakat yang terindikasi telah terpapar paham radikal.

Kapolres Bangka Barat AKBP Fedriansah, SIK menambahkan, ” Masyarakat silakan datang langsung ke Polsek atau Bhabinkamtibmas bila menemukan orang atau kelompok yang melakukan aktivitas mencurigakan dan masyarakat harus waspada,” 

Kapolres Bangka Barat AKBP Fedriansah, SIK mengungkapkan,” Hal ini tentunya untuk menjaga keutuhan berbangsa serta menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kabupaten Bangka Barat, khususnya menjelang pelaksanaan Pilkada yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat. Siapapun yang menang adalah bermartabat dan kalah terhormat.”

Menurutnya, masyarakat di wilayah tertentu kerap menjadi sasaran kelompok radikal karena mereka lebih mudah dipengaruhi ideologi radikalisme.

Kapolres Bangka Barat AKBP Fedriansah, SIK menambahkan, agar masyarakat tidak mudah terpengaruh kelompok radikal maka masyarakat harus mewaspadai dan melaporkan atau bekerjasama dengan kepolisian, bila menemukan indikasi penyebaran paham radikalisme di lingkungan masing-masing kepada satuan kepolisian terdekat.(*/ZEMA)

DIRGAHAYU TNI 75

Komentar

Berita Terkait