Detiknews.id Surabaya – Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadan 1447 H sekaligus memastikan kesiapan operasional menjelang Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya menggelar kegiatan Safari Ramadhan yang dirangkaikan dengan pengecekan lintas dari Stasiun Surabaya Gubeng hingga Stasiun Mojokerto.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Executive Vice President Daop 8 Surabaya bersama jajaran manajemen serta KAI Commuter Wilayah 8 Surabaya. Safari Ramadhan ini menjadi wujud nyata komitmen perusahaan dalam menjaga keselamatan perjalanan kereta api serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan, khususnya dalam menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat pada masa Angkutan Lebaran.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk memastikan seluruh prasarana dan fasilitas pelayanan berada dalam kondisi optimal.
“Melalui Safari Ramadhan yang dirangkaikan dengan pengecekan lintas ini, manajemen dapat melihat langsung kesiapan operasional di lapangan, mulai dari kondisi rel, wesel, persinyalan, hingga fasilitas pelayanan di stasiun. Hal ini kami lakukan untuk memastikan perjalanan kereta api tetap selamat, aman, dan nyaman, khususnya menjelang Angkutan Lebaran 2026,” ucap Mahendro.
Selama perjalanan, jajaran manajemen melakukan inspeksi menyeluruh terhadap kondisi rel, wesel, sistem persinyalan, perlintasan sebidang, serta aset perusahaan di sepanjang lintas Surabaya Gubeng–Mojokerto. Peninjauan juga dilakukan di sejumlah stasiun yang disinggahi, antara lain Stasiun Wonokromo, Stasiun Sepanjang, Stasiun Krian, Stasiun Tarik, hingga Stasiun Mojokerto.
Selain memastikan kondisi fisik prasarana, manajemen juga meninjau fasilitas pelayanan pelanggan, bangunan stasiun, serta area ruang PPKA guna memastikan seluruh fungsi operasional berjalan sesuai standar. Dalam setiap kunjungan, manajemen berdialog langsung dengan para petugas di lapangan untuk menyerap masukan sekaligus memberikan arahan dan motivasi.
Dalam kesempatan tersebut, Daop 8 Surabaya menegaskan kembali pentingnya budaya keselamatan sebagai prioritas utama. Seluruh petugas diimbau untuk terus meningkatkan kewaspadaan, menjaga kesehatan kerja, memberikan pelayanan prima kepada pelanggan, serta menjalankan Standar Operasional Prosedur (SOP) secara konsisten. Petugas juga diingatkan untuk memastikan keselamatan perjalanan kereta api maupun kegiatan langsiran, melaksanakan budaya 5R, memastikan kesiapan AMUS, serta segera menindaklanjuti setiap temuan yang diperoleh selama pemeriksaan.
Mahendro menambahkan bahwa momentum Ramadan menjadi saat yang tepat untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam memberikan layanan terbaik kepada masyarakat.
“Ramadan adalah bulan yang penuh makna. Kami ingin memastikan bahwa semangat kebersamaan ini tercermin dalam pelayanan yang semakin baik dan dalam komitmen menjaga keselamatan perjalanan kereta api. Dengan kesiapan yang optimal, kami berharap seluruh perjalanan kereta api di wilayah Daop 8 Surabaya dapat berjalan lancar selama masa Angkutan Lebaran,” ujar Mahendro.
Melalui Safari Ramadhan dan pengecekan lintas ini, KAI Daop 8 Surabaya menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan transportasi publik yang andal, profesional, serta berorientasi pada keselamatan dan kenyamanan pelanggan, terutama pada periode penting seperti Angkutan Lebaran 2026.
*Update Angkutan Lebaran Surabaya*
Penjualan tiket kereta api jarak jauh pada masa Angkutan Lebaran 2026 di wilayah KAI Daop 8 Surabaya hingga saat ini telah mencapai 222.556 tiket atau sekitar 39,5 persen dari total kapasitas 561.528 tempat duduk. Jumlah tersebut merupakan akumulasi keberangkatan pada periode 11 Maret 2026 (H-10) hingga 1 April 2026 (H+10). Angka penjualan diperkirakan masih akan terus meningkat seiring mendekatnya Hari Raya Idulfitri.
Sementara itu, tanggal dengan tingkat penjualan tertinggi sementara tercatat pada 18 Maret 2026 (H-3) dengan total 20.780 tiket terjual. Tingginya minat pada tanggal tersebut menunjukkan antusiasme masyarakat untuk bepergian menjelang Lebaran. Meski demikian, tiket pada berbagai tanggal dan relasi lainnya masih tersedia dalam jumlah yang cukup.
Untuk periode arus balik H+1 hingga H+10, ketersediaan tempat duduk juga relatif aman. Masyarakat diimbau untuk segera merencanakan perjalanan dan melakukan pemesanan lebih awal agar dapat memilih jadwal sesuai kebutuhan.
Selama masa Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 8 Surabaya mengoperasikan 59 perjalanan KA jarak jauh per hari. Jumlah tersebut terdiri dari 49 KA reguler, 5 KA tambahan dari Stasiun Surabaya Gubeng, 3 KA tambahan dari Stasiun Surabaya Pasarturi, serta 2 KA tambahan dari Stasiun Malang. Penambahan perjalanan ini dilakukan untuk mengakomodasi peningkatan mobilitas masyarakat secara optimal.
Selain itu, KAI Daop 8 Surabaya masih menyediakan 121.057 tiket dengan potongan tarif 30 persen untuk kelas ekonomi komersial sebagai bagian dari program stimulus pemerintah pada periode 14–29 Maret 2026. Dari total kuota 188.288 tiket diskon yang disiapkan, sebanyak 67.231 tiket telah terjual dan jumlah tersebut diperkirakan terus bertambah.
KAI Daop 8 Surabaya mengimbau masyarakat untuk segera memanfaatkan program tarif khusus tersebut melalui kanal penjualan resmi sebelum kuota terpenuhi. Dengan perencanaan yang matang dan pemesanan lebih awal, perjalanan mudik dan arus balik Lebaran diharapkan dapat berjalan lancar, aman, dan nyaman.(D1)





Komentar