oleh

Jurnalis Bela Negara Audensi ke Kemenham RI

Detiknews.id.Jakarta-Akhirnya Forum Silaturahmi Pers (Fosil Pers)  Jurnalis Bela Negara melakukan audensi ke Kementerian Pertahanan (Kemenham) Republik Indonesia (RI) di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Selasa (27/08/2029). Ketua Umum Fosil Pers  Jurnalis Bela Negara Rico Aprillia mengaku bahwa audensi ini sangat penting bagi pengurus di jajaran Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Fosil Pers seusai mendeklarasikan kepengurusan dan Pelantikan DPP di Jakarta, belum lama ini.

“Ini langkah awal sejarah perjalanan Fosil Pers – Jurnalis Bela Negara mensinergikan program kerja organisasi ke Kementerian Pertahanan Republik Indonesia yang sebelumnya Fosil Pers juga telah mensosialisasikan programnya di masyarakat khususnya di wilayah DKI Jakarta,” ujar Rico Aprillia dalam audensi di kantor Kementerian Pertahanan Republik Indonesia.

Menurutnya, dinamakannya Jurnalis Bela Negara ini adalah sebutan untuk para generasi muda  yang telah mengikuti pelatihan dasar-dasar jurnalistik di Fosil Pers yang di dasari pengetahuan wawasan kebangsaan dan cinta tanah air bagi mereka yang akan terjun di dunia karya tulis.

Sementara itu, menurut Direktur Bela Negara Brigjend TNI Herman Djatmiko, bahwa bela negara di dunia pers sangat positif karena hal itu adalah salah satu upaya untuk mencegah berita Hoax yang pengaruhnya ke masa depan Negara. Siapapun boleh melakukan bela negara, bahkan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemenhan) sejak tahun 2014 juga telah membuka kesempatan kepada masyarakat luas ataupun organisasi-organisasi massa ataupun perguruan tinggi untuk bisa mengikuti pelatihan Bela Negara.

“Bela Negara disini bukan memiliki arti maksud atau identik dengan militerisme, tetapi kita lebih mendorong agar warganegara Indonesia lebih mencintai tanah air, rela berkorban demi negara dengan tidak melakukan tindakan negatif, seperti memberikan info berita hoax yang merugikan semua pihak atau melakukan isu SARA, radikalisme, narkotika, terorisme dan sebagainya,” papar Direktur Bela Negara menegaskan.

Selain memberikan arahan dalam audensi tersebut, Direktur Bela Negara juga memberikan peluang kepada Fosil Pers – Jurnalis Bela Negara untuk mengikuti program kegiatan Kemenhan kedepannya.

“Baik bagi kami, Fosil Pers – Jurnalis Bela Negara ini merupakan gayung bersambut, kita akan bekerjasama dengan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia dengan memberikan edukasi Bela Negara kepada masyarakat Indonesia melalui bidangnya masing-masing,” sambut Rico Aprillia yang tidak kalah semangatnya.(nur)

Komentar

Berita Terkait