Jelang Ramadhan, KPPU dan Tim Satgas Pangan Antisipasi Lonjakan Harga dan Stok Bahan Pokok

KPPU

Detiknews.id Surabaya – Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) bersama tim Satgas Pangan Jawa Timur, memastikan stabilitas pangan di Jawa Timur terjaga dengan baik. Antara lain, ketersediaan bahan pokok agar tetap aman dan harga stabil.

Jelang Ramadhan, harga daging ayam masih stabil / M9

KPPU dan Tim Satgas Pangan Provinsi Jawa Timur sidak Pasar, dalam rangka menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadhan dan Idul Fitri 2024. Kegiatan berada di Pasar Tambahrejo Surabaya. Sabtu (17/02/2024)

Jelang Ramadhan, Ketua KPPU didampingi Tim Satgas Pangan / M9 melakukan sidak di Pasar Tambahrejo Surabaya

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua KPPU RI, M. Fanshurullah Asa, Budi Joyo Santoso (Anggota KPPU), Adhy Karyono (Pj Gubernur Jawa Timur), H. Ferry Firmawan (Ketua Komisi 2 BPKN), Ermin Tora (Kakanwil Bulog Jawa Timur), Pemerintah Kota Surabaya, Polda Jawa Timur dan dinas terkait.

Baca Juga
Koperasi Brigif Para Raider 18/Kostrad Pastikan Ketersediaan Bahan Pokok

Pemantauan tersebut merupakan komitmen KPPU dalam melakukan pengawasan persaingan usaha sebagai amanat dari Undang – undang Nomor 5 Tahun 1999. Kegiatan ini juga dilakukan untuk menampung keluhan dari para pelaku usaha berkaitan dengan harga maupun ketersediaan bahan pokok di pasar.

Adapun hasil pemantauan di Pasar Tambahrejo menunjukkan informasi dimana harga beras premium mencapai Rp. 16.000/Kg berada 15 persen diatas harga HET dan harga beras medium mencapai Rp. 11.000/Kg (0,9 persen diatas HET).

KPPU menemukan harga bahan pokok naik melebihi harga HET / M9

Jelang lebaran, KPPU dan Tim Satgas Pangan menemukan beberapa harga bahan pokok naik melebihi harga HET

Harga gula pasir berkisar Rp. 17.000/kg (9,6 persen diatas HET), harga daging ayam Rp. 33.000/kg (10,2 persen dibawah HET), harga daging sapi Rp. 110.000/kg (21,4 persen dibawah HET), harga telur ayam Rp. 29.000/kg (7,4 persen diatas HET), harga bawang merah Rp. 25.000/kg (39,7 persen dibawah HET), harga cabe rawit Rp. 80.000/kg (40,4 persen diatas HET), dan harga cabe merah keriting Rp. 80.000/kg (45,4 persen diatas HET).

Baca Juga
Harga LPG 3 Kilogram Diatas HET, Ditemukan KPPU di Palembang

Ketua KPPU RI, M. Fanshurullah Asa menuturkan, hasil sidak hari ini KPPU menemukan fakta bahwa meski terdapat beberapa komoditas yang berada diatas HET yang ditetapkan oleh Pemerintah, diantaranya beras, gula, dan cabe, namun ketersediaan pasokan masih stabil, bahkan beberapa komoditas dijual dibawah HET seperti bawang merah, daging sapi dan daging ayam ras.

“KPPU sendiri akan fokus untuk mengawasi ada tidaknya potensi persaingan usaha tidak sehat, jangan sampai pelaku usaha melakukan praktek kartel atau persekongkolan untuk mengatur pasar yang berpengaruh pada harga bahan pokok, karena kasihan masyarakat kecil terutama untuk persiapan masuk puasa ramadhan”, jelas Fanshurullah.

Fanshurullah menambahkan, pelaku usaha dihimbau agar mematuhi ketentuan Undang-Undang No. 5 Tahun 1999.

Baca Juga
Gubernur Jatim Bersama KPPU Awasi Larangan Ekspor CPU dan Bahan Baku Migor

“Pelaku usaha agar berhati-hati dalam menentukan harga komoditas pangan agar tidak melanggar ketentuan Undang-undang Nomor 5 Tahun 1999”, tegas Fanshurullah. (M9)

Komentar

Berita Terkait