oleh

Jelang Pemulangan Ke Desa Asal Dari Lokasi Pengungsian Fasilitas Umum Di Desa Tiga Pancur Rusak Parah

Detiknews.id Karo – Sesui pemberitaan di detiknews pada hari Jumat (13/9) 2019 kemarin terkait pemulangan Warga Pengungsi 5 (lima)  Desa ke tempat /Desa asal Pemerintah Kabupaten  Karo bersama pihak Tim Monev BNPB, Kepala BPDB Provsu Riadil Akhir Lubis,  Kalak BPDB Karo Ir. Martin Sitepu, Kabid Logistik Natanael Perangin Angin, beserta Instansi terkait membahas pemulangan Warga Pengungsi dengan mencari solusi terbaik agar warga siap untuk kembali ke Desa masing – masing.


info

DetikNews.ID


AKBP Teddy Chandra S.I.K

setelah ini


lanjut baca berita


Dimana saat keadaan fasilitas umum di Desa Tiga Pancur sungguh sangat memprihatinkan, salah satunya bangunan Jambur (Aula)  Desa yang merupakan tempat penyelenggaraan berbagai kegiatan adat istiadat budaya Karo tidak dapat di pakai lagi. Telihat saat mendatangi lokasi,Sabtu (14/9)2019  sekitar pukul 16.00 WIB, keadaan Jambur di Desa tersebut memang sangat memperihatinkan disebabkan dampak dari erupsi Gunung Sinabung.

Menurut keterangan Kepala Desa  (Kades) Tiga Pancur Sentosa Sitepu(63) masyarakat Desa Tiga Pancur sudah mengungsi sejak awal meletusnya Gunung Sinabung pada tahun 2010,dan yang paling lama sejak tahun 2013 hingga saat ini,  jumlah warga kita sebanyak 332 Kepala Keluarga ,”ucap Kades.

Dampak erupsi Gunung Sinabung di Desa kami tidak hanya fasilitas umum seperti Jambur,Sumber Air Bersih,Kantor Kepala Desa dan lain-lain,tapi rumah rumah warga dan lahan pertanian juga terdampak erupsi Gunung Api Sinabung,”tambahnya. Kami sangat berharap jika nanti sudah kembali ke Desa,Pemerintah Kabupaten Karo khususnya agar dapat memberikan bantuan untuk fasilatas fasilitas umum yang rusak tersebut agar bisa difungsikan kembali sesuai fungsinya dan juga membantu masyarakat secara merata untuk memperbaiki tempat tinggal dan lahan pertanian yang rusak,”katanya.

Ket foto : Armen Putra ,Petugas Pos Pengamatan Gunung Api Sinabung saat di temui di kantor PVMBG.(detiknews.id/tim)

Dolat Sitepu (73) warga Desa Tiga Pancur merasa senang mendengar rencana pemulangan ke Desa dan berharap pemerintah tetap memperhatikan kondisi kami setelah berada di Desa nanti,baik rumah ataupun lahan pertanian kami,”harapnya.

Sementara Armen Putra ,Petugas Pos Pengamatan Gunung Api Sinabung saat di temui di kantor PVMBG (Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi) jalan Kiras Bangun Desa Ndokum Siroga,  Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Karo mengatakan bahwa, “kondisi Gunung Api Sinabung saat ini masih pada level tiga siaga. Aktivitas Gunung Api Sinabung dipengaruhi curah hujan di sekitarnya,seketika dapat saja terjadi erupsi sehingga menghimbau masyarakat untuk tidak memasuki radius 3 KM sampai 4 KM dari Gunung Api Sinabung karena merupakan Zona Merah,”terangnya.(Ius)

Komentar

Berita Terkait