oleh

Ikhwal Kepolisian, Kapolres Malang Ngopi Bareng Bersama Komunitas Masyarakat Wagir

Detiknews.id – Disela aktivitasnya yang padat, Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung, SH, SIk, MSi tak henti-henti memberikan arahan kamtibmas kepada masyarakat dalam rangka mendekatkan Polisi dan Masyarakat khususnya kepada Komunitas Kec. wagir, Kab. Malang mengenai Ikhwal Kepolisian di Cafe Borneo wagir Kab. malang, Jumat (27/07/2018)

Dalam kesempatan tersebut, Camat Wagir mengucapkan terimakasih atas kehadiran rombongan Kapolres Malang dan undangan lainnya melihat Topografi Kec. Wagir memiliki 12 Desa dengan 82 rb jiwa yang Mayoritas pemeluk agama Islam dan Agama minoritas Hindu Budha tetap kondusif, Pekerja pabrik dan dinamika tinggi dan Perbatasan Kota Malang yang membawa dampak positif dan negatif.

jual properti

Dalam hal ini, Saya selaku camat Wagir Siap mendukung program Polri PROMOTER dan 77 Unggul Polres Malang. Kami selaku Muspika Wagir mohon arahan dan petunjuk demi kebaikan bersama kedepannya, ujar Camat.

Dilanjutkan sambutan Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung, SH, SIk, MSi mengatakan Sejak Reformasi 1998 selanjutnya Polri telah berubah sesuai dengan UU No 2 th 2002 tetang Polri dimana Reformasi Polri secara Struktural di bawah lembaga Kepresidenan dan ini sebagai independisi dalam Gak kum dan Tupok Polri yakni Harkamtibmas, Gakkum, Lin Yom Yan kepada masyarakat.

AKBP Yade juga menyampaikan bahwa Polri adalah Polisi Nasional sekaligus Polisi Pejuang, sesuai sejarah perjuangan bangsa Indonesia dan salah satu bentuk Reformasi yang fundamental Polri adalah PERUBAHAN KULTUR, never ending, yang berkelanjutan, termasuk Menghilangkan budaya koruptif/praktek pungli, Prosedur semakin ketat, namun banyak yang tidak lulus dan jangan sampai gaduh, Lebih humanis, Menghilangkan kekerasan ESESSIF/terus-menerus, ujar Kapolres.

Lebih lanjut Program “PROMOTER Polri” yakni POFESIAONAL dalam melaksanakan tugas pokoknya, MODERN dengan Meningkatkan modernisasi dalam peningkatan pelayanan kepada masyarakat, sebut Kapolres Malang.

Menurut Pakar FRANCIS FUKUYAMA System Demokrasi adalah suatu syarat mutlak suatu lembaga dan negara untuk mendapatakan legitimasi dari rakyat. Polres Malang dengan Program 77 Unggul melakukan Peningkatan pelayanan di Unit SIM yakni Bayar sesuai PNBP, Ujian teori dan praktek, System antrian bersama instansi samping yaitu BRI, Berdasarkan durasi waktu sebagai sertifikat uji kompentensi/cakap dalam mengendalikan kendaraannya.

AKBP Yade juga menambahkan sementara kantor SIM masih di Singosari dan Polres Malang sudah ajukan kantor Sim di wilayah Malang Selatan. Kapolres juga mengajak meningkatkan kegiatan/ hidupkan POS KAMLING demi keamanan bersama di lingkungan kita.

Selanjutnya Kapolres menjelaskan Program Kapolres Malang yakni 77 UNGGUL dengan MALANG E- POLICING, Silahkan instal di HP Android dan kita dapat menemukan PANIC BOTTON, AMBULANCE dan PMK/KEBAKARAN, Laporan Kehilangan, Besuk tahanan, Penyuluhan Narkoba dan Polres Malang sudah MOU dengan Diknas dan Kemenag serta masuk kurikulum.

Malang E- Policing juga ada Prego Online, Basmi 3C, Polisi ada dimana-mana, Rotator menyala malam hari, Lomba Pos Kamling, Pencegahan Potensi Konflik dimana Bpk Presiden Ir Jokowidodo dan Kapolri menekankan tidak mau ada konflik di wilyah kita, termasuk SARA dan harus segera diselesaikan agar Jangan sampai menjadi besar, ujar Kapolres Malang.

Lebih lanjut Program 77 Unggul Polres Malang juga dimana setiap Macet ada Polisi, Jumat Keliling dan beri penyuluhan, Sambang Tokoh, Bedah Rumah dimana masih ada 125.000 rumah belum layak huni di Kabupaten Malang.

Polres Malang dengan Program WHAT PEOPLE WANT ( Apa yang diinginkan masyarakat ) dan Polri juga memerlukan masukan dan saran dari semua elemen masyarakat untuk meningkatkan Kinerja Polri ke depan lebih baik lagi, imbuh AKBP Yade Setiawan Ujung.

Turut hadir pada acara Ngopi Bareng ini Kapolres Malang didampingi, Kapolsek Wagir AKP Mey Suryaningsih, R.Ichwanul M. S.H.,M.Si Camat Wagir, Danramil Wagir Kapten Arh. Zainuri, Wakapolres, para Kabag, Kasat, Kasi dan PJU Polres Malang, Paguyuban Kepala Desa, Imam Subakir ( Banser ), Sugiono ( Anshor ), Adiono (RAPI ), Dai Kamtibmas, Feldian ( Karang taruna ), Johan Prasetyo ( Tokoh Nasrani ), Supriyanto ( Tokoh Hindu ), H.Solihin (Tokoh Masyarakat ), Kades, BABHINKAMTIBMAS dan BABINSA, PKK Kecamatan Wagir serta awak media dan undangan sekitar 250 orang.

Komentar

Berita Terkait