Detiknews.id Jakarta – Sejumlah mantan petinggi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat, menggelar silaturahmi dan buka puasa bersama. Dalam pertemuan tersebut mereka menegaskan, dukungan terhadap pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, hingga masa jabatan berakhir pada 2029.

Eks petinggi Demokrat, berkumpul di Hotel Luxury Inn Arion, Jalan Pemuda, Rawamangun, Jakarta Timur. Pertemuan bertajuk “The Legend”, digagas oleh Ketua Umum ReJO Prabowo–Gibran, HM Darmizal dan Sekretaris Jenderal ReJO Prabowo–Gibran, Muhammad Rahmad.
Sejumlah tokoh yang hadir di antaranya: Marzuki Alie (mantan Ketua DPR RI), Jhony Allen Marbun, I Gede Pasek Suardika, Milton Pakpahan, Sri Mulyono, Agus Hermanto (mantan Wakil Ketua DPR RI), Tri Yulianto, Yus Sudarso, Ilal Ferhard, dan Ahmad Yahya.

ReJO: Sidang Perdamaian Palestina–Israel Jadi Hadiah Ulang Tahun Terindah bagi Presiden Prabowo
Darmizal mengatakan pertemuan tersebut menjadi ajang silaturahmi, sekaligus konsolidasi para senior Demokrat di tengah dinamika politik nasional.
“Pertemuan ini sebagai ajang silaturahmi, sekaligus konsolidasi,” tuturnya, Selasa malam (10/3/2026).
Menurutnya, forum itu juga dimaksudkan untuk membahas kontribusi para tokoh terhadap jalannya pemerintahan.
“Forum ini bukan sekadar reuni, melainkan bagian dari upaya nyata, untuk berkontribusi pada jalannya pemerintahan Prabowo-Gibran,” ungkapnya.
Sekretaris Jenderal ReJO, Muhammad Rahmad, menegaskan, komitmen politik para peserta dalam mendukung pemerintahan Prabowo–Gibran. Ia menilai stabilitas nasional perlu dijaga di tengah situasi politik global yang dinamis.
“Kami mendukung pemerintahan Prabowo–Gibran sampai tuntas. Di tengah turbulensi politik global saat ini, bangsa membutuhkan stabilitas, dan itu harus didukung oleh seluruh elemen” kata Rahmad.
Hal senada disampaikan Jhony Allen Marbun yang menyatakan, dukungan terhadap pemerintahan hingga 2029.
“Kami mendukung, apa pun keputusan yang dilakukan Prabowo-Gibran pasti untuk kebaikan bangsa dan negara. Tidak ada “matahari kembar” dalam pemerintahan,” ujarnya.
Sementara itu, Marzuki Alie menyebut, pertemuan tersebut lebih menekankan pada silaturahmi dan diskusi mengenai peran yang dapat diberikan untuk mendukung jalannya pemerintahan.
“Kita berdiskusi dan silaturahmi saja, bagaimana ikut berperan untuk mengisi jalannya pemerintahan Prabowo-Gibran,” terang Marzuki.
Ketika ditanya mengenai ketidakhadiran Ketua Dewan Pembina Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono dan Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono, Marzuki menyatakan, pihaknya menghormati kesibukan masing-masing.
“Tentu kita hormati kesibukan beliau dan kita hormati juga kawan-kawan yang lain yang ada di sini,” jelasnya.
Pertemuan berlangsung dalam suasana kekeluargaan dan diisi diskusi mengenai situasi politik nasional. Nama “The Legend” disematkan karena para peserta merupakan tokoh yang terlibat dalam membangun Partai Demokrat sejak awal berdiri. (M9)



Komentar