oleh

Diskusi Publik Membangun Keluarga Sakinah Dalam Situasi Sulit Covid-19

Print This News Print This News

Detiknews.id,Tangsel – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tangsel, pada Kamis (17/09/2020) menghadiri acara Diskusi Publik Membangun Keluarga Sakinah, yang dilaksanakan di Aula MUI Tangsel, Pamulang.

info DetikNews.ID

lanjut baca berita

Hadir pada acara pembukaan, Kepala Kantor Kemenag Tangsel sekaligus Sekum MUI Tangsel, H. Abdul Rojak, Walikota Tangsel yang diwakili oleh Drg. Khairatih, Wakil Ketua MUI Tangsel KH. Juhana Zakaria, dan para Peserta Diskusi.

Ketua Komisi Pemberdayaan Perempuan MUI Tangsel, Hj. Fathiyah menjelaskan kegiatan diskusi Publik Membangun Keluarga Sakinah ini sangat penting dalam rangka membentuk Keluarga Sakinah, terlebih dalam situasi sulit Covid-19.

“Kita semua tahu, di masa pandemi Covid-19 ini angka perceraian meningkat, salah satunya adalah fakor ekonomi. Maka kami di Komisi Pemberdayaan Perempuan MUI Tangsel ingin ikut berkontribusi memberi pencerahan lewat acara ini,” jelasnya.

Hal senada disampaikan oleh Kepala Kantor Kemenag Tangsel selaku Sekum MUI Tangsel yang mengatakan bahwa penyebab perceraian di masa Pandemi Covid-19 ini rata-rata adalah faktor ekonomi.

“Penyebab lainnya adalah ketahanan keluarga dan faktor agama yang lemah keimanan dan lemah ketakwaan sehingga mudah menyerah,” tuturnya.

Keluarga sakinah, tambahnya, bukan berarti di keluarga itu selalu adem-ayem dan tidak pernah ada masalah. Setiap keluarga pasti punya masalah dan itu wajar, seperti cemburu, perbedaan karakter dan watak atau yang berkaitan dengan ekonomi.

“Hanya saja, dalam sebuah keluarga yang sakinah, setiap masalah dapat diatasi dan diselesaikan sesuai dengan tuntunan Alquran dan Hadits Nabi. Alhasil, masalah itu tidak sampai meruncing atau melebar ke mana-mana. Oleh karena itu Rasulullah mengingatkan agar setiap pasangan selalu melihat kelebihan dari pasangannya agar masing-masing memperoleh manfaat,” jelasnya.

Kegiatan Diskusi Publik membangun Keluarga Sakinah mengundang Narasumber Ketua Komisi Fatwa MUI Tangsel, KH. Nasuha Abu Bakar dan Penyuluh sekaligus Ketua BKMT Tangsel, Hj. Tati Astaryati. (nur)

DIRGAHAYU TNI 75

Komentar

Berita Terkait