oleh

Diduga Dituduh Backup 02 , Wartawan Kecewa Atas Ucapan Kapolsek Karawaci

Detiknews.id.Tangerang – Diduga dituduh backup pasangan calon Prabowo-Sandi saat konfirmasi mengenai salah satu relawan 02 yang diamankan di Mapolsek Karawaci, wartawan online, Nursetyawan merasa kecewa, atas ucapan yang dilontarkan Kapolsek Karawaci.

Menurut Nursetyawan saat dirinya konfirmasi melalui telepon selular, kepada Kapolsek Karawaci, Kompol Doddy Ginanjar merasa keberatan atas informasi tersebut, bahkan menuduh awak media berpihak terhadap Paslon 02.

jual properti

“Sampean yang backup?, kok tiba-tiba wartawan tahu, kami tidak pernah kabarin. Sampean mau belain 02, saya juga sedang cape,” lugasnya dengan nada tinggi.

Mendengar tuduhan tersebut, Nursetyawan yang telah lama bertugas meliput di Mapolsek Karawaci merasa kecewa. Karena menurutnya, aparatur kepolisian sebagai pengayom masyarakat harusnya tidak berkata demikian, terlebih kepada awak media. Sebagai pencari dan penyebar informasi, dirinya mengaku netral dan tidak berpihak kepada paslon manapun.

“Ya, saya keberatan atas tuduhan itu. Saya kan hanya konfirmasi terkait informasi itu, kok malah dituduh berpihak. Saya bertahun- tahun juga sebagai mitra Pokdar di Polsek Karawaci, kok malah dituduh tidak netral,” kesalnya.

Sebelumnya, salah satu aparatur Kepolisian Polsek Karawaci, Polrestro Tangerang Kota, mengamankan salah seorang relawan Pasangan Calon (Paslon) Prisiden nomor urut 02, Prabowo – Sandiaga Uno berinisal (R), Minggu (5/5/19).

Saat itu R dari relawan Garuda Nusantara Jaya (GNJ) diduga memasang spanduk kemenangan Paslon Prabowo -Sandiaga Uno di sebuah gang RT 01/01 Pabuaran Tumpeng, Kecamatan Karawaci.

Mendengar kabar kejadian itu, tidak berselang berapa lama, puluhan relawan GNJ beramai ramai mendatangi Kantor Mapolsek, Karawaci dan mempertanyakan kejadian tersebut.

Ketua GNJ Kota Tangerang, Feri Irawan saat di lokasi menegaskan kalau kejadian tersebut telah selesai dan hanya kesalahpahaman. Menurut dia aparat Kepolisian harus netral, harus menjadi pengawas bagi penyelenggara pemilu.

“Bahwa polisi jelas harus netral. Hari ini kami hanya minta keterangan, dan seluruh relawan Tangerang harus kawal karena final itu tanggal 22 Mei,” jelasnya kepada awak media.

Usai bertemu Wakapolsek Karawaci, AKP Nurjaya dan aparat Polrestro Tangerang Kota melepaskan R, dan bersama sama relawan GNJ dan tim pengacara meninggalkan Mapolsek Karawaci.

Komentar

Berita Terkait