oleh

Bea Cukai Juanda Lelang Gem Stone Senilai Rp. 1,59 Miliar

Detiknews.id, Sidoarjo – Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean Juanda, harus melelang Gem Stone berupa emerald, belian dan berlian hitam senilai Rp 1,59 miliar. Pasalnya, Berlian milyaran milik warga India ini sudah terlalu lama di kantor Bea Cukai Juanda. Selain itu, masuknya barang perhiasan ini tidak membayar pajak.


info

DetikNews.ID



setelah ini


lanjut baca berita


Kepala KPPBC Tipe Madya Pabean Juanda Budi Harjanto mengatakan, Peraturan Menteri Keuangan Nomor 203/PMK.04/2017 tentang Ketentuan Ekspor dan Impor Barang yang dibawa penumpang dan awak sarana pengangkut pada Pasal 9 ayat 1.

“Isinya barang impor yang dibawa oleh penumpang atau awak Sarana Pengangkut wajib diberitahukan kepada Pejabat Bea dan Cukai di Kantor Pabean. Sedangkan untuk barang pribadi penumpang nilai pembebasan Bea Masuk USD 500 per orang,” tuturnya.

Masih dengan Budi, pelaku warga India menyelundupkan Gem Stone ini melalui pesawat Air Asia QZ-321 2 Pebruari 2019 lalu. Akibat terlalu lama disini, maka barang ini harus di lelang.

“Dengan adanya lelang Gem Stone (Emerald, Berlian, Berlian Hitam) ini membuktikan Bea Cukai Juanda tetap konsisten dalam menjalankan tugas disamping sebagai Community Protector juga sebagai Revenue Collector,” ungkapnya.

Lanjut Budi, Gem Stone yang dibawa Mr MMS warga India ini sebetulnya bukan barang ilegal. Namun ada keharusan bayar pajak. Hal itu belum dilakukan MMS yang totalnya sekitar Rp 1.59 miliar. Kalau MMS sudah membayar bea yang sudah ditentukan, maka barang tersebut tidak akan dilelang seperti sekarang ini

“Nilai limit lelang berdasarkan perkiraan harga taksiran dari PT Pegadaian terhadap 24 bungkus Gem Stone maka ditetapkan harga limit lelang adalah Rp 596.293.500,” tegasnya. Senin (23/12/2019)

Sementara berdasarkan uji keaslian dan nilai taksiran dari Kepala Kantor dan hasil pengujian PT. Pegadaian diketahui 24 bungkus Gem Stone tersebut dinyatakan asli.

Nilainya taksiran harga barang sejumlah Rp 1,59 miliar. Karena nilai harga barang yang signifikan maka Bea Cukai Juanda menetapkan barang ini untuk dijual melalui mekanisme lelang. (M9)

Komentar

Berita Terkait