Arus Balik Angkutan Lebaran Meningkat, Pengguna Layanan KA Capai 50.027 Orang

KAI Daop 8 Surabaya

Detiknews.id Surabaya – Arus balik Angkutan Lebaran 2026 di wilayah KAI Daop 8 Surabaya mulai menunjukkan tren peningkatan. Berdasarkan data sementara pada Senin, 23 Maret 2026 pukul 10.00 WIB, jumlah penumpang yang menggunakan layanan kereta api diproyeksikan mencapai 50.027 orang, terdiri dari 27.294 penumpang datang dan 22.733 penumpang berangkat. Angka tersebut masih berpotensi bertambah seiring berlangsungnya jadwal perjalanan hingga malam hari.

Peningkatan volume penumpang ini menjadi indikator awal pergerakan arus balik masyarakat setelah merayakan Lebaran di kampung halaman. Adapun tiga stasiun dengan volume penumpang tertinggi pada hari ini (23/03), yaitu Stasiun Surabaya Gubeng sebanyak 14.934 penumpang (6.290 naik dan 8.644 turun), Stasiun Surabaya Pasarturi sebanyak 13.927 penumpang (6.268 naik dan 7.659 turun), serta Stasiun Malang sebanyak 7.048 penumpang (2.935 naik dan 4.113 turun).

IKLAN UCAPAN

Lanjut Baca Berita

Secara kumulatif, selama periode Angkutan Lebaran pada 11–23 Maret 2026, KAI Daop 8 Surabaya telah melayani 576.373 penumpang, yang terdiri dari 314.302 penumpang berangkat dan 262.071 penumpang datang. Tingginya mobilitas ini mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi kereta api yang aman, nyaman, dan tepat waktu.

Sementara itu, penjualan tiket kereta api jarak jauh hingga 23 Maret 2026 telah mencapai 440.801 tiket atau sekitar 78% dari total kapasitas 561.528 tempat duduk yang disediakan untuk periode 11 Maret hingga 1 April 2026. Angka ini diperkirakan masih akan terus meningkat seiring tingginya permintaan perjalanan pada masa arus balik.

KAI Daop 8 Surabaya memprediksi puncak arus balik akan terjadi pada Selasa, 24 Maret 2026, dengan proyeksi sebanyak 49.783 penumpang, terdiri dari 28.511 penumpang datang dan 21.272 penumpang berangkat. Meskipun demikian, ketersediaan tiket untuk berbagai tanggal dan relasi masih cukup memadai dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menyampaikan bahwa pihaknya telah mengantisipasi lonjakan arus balik dengan memastikan kesiapan operasional dan pelayanan secara optimal di seluruh lini.

“Kami melihat tren peningkatan arus balik sudah mulai terjadi dan diperkirakan mencapai puncaknya pada 24 Maret 2026. KAI Daop 8 Surabaya telah melakukan berbagai persiapan guna memastikan seluruh pelanggan dapat terlayani dengan baik, mulai dari kesiapan sarana dan prasarana hingga optimalisasi pelayanan di stasiun,” ucap Mahendro.

Selain memastikan kesiapan operasional, KAI Daop 8 Surabaya juga menghadirkan berbagai program menarik untuk mendukung mobilitas masyarakat. Salah satunya adalah program diskon 30% untuk tiket KA Ekonomi Komersial yang berlaku pada 14–29 Maret 2026. Dari total 188.288 tiket yang disediakan, sebanyak 140.417 tiket telah terjual atau sekitar 75%, sehingga masih tersedia sekitar 47 ribu tiket yang dapat dimanfaatkan pelanggan.

Tidak hanya itu, dalam rangka menyemarakkan momen Hari Raya, KAI Daop 8 Surabaya juga menghadirkan program “Tabur Berkah Hari Raya” melalui promo tarif parsial untuk sejumlah perjalanan kereta api jarak jauh dengan tujuan Yogyakarta dan Semarang. Program ini berlaku untuk periode keberangkatan 22 hingga 30 Maret 2026 dengan total ketersediaan 21.411 kursi kelas eksekutif.

Untuk memastikan perjalanan tetap lancar dan nyaman, KAI Daop 8 Surabaya mengimbau pelanggan agar datang lebih awal ke stasiun dan tidak terlalu mendekati waktu keberangkatan. Pelanggan juga disarankan untuk mempertimbangkan alternatif jadwal perjalanan atau memanfaatkan skema perjalanan lanjutan (connecting train) guna memperoleh fleksibilitas waktu.

“Kami juga mengingatkan kepada seluruh pelanggan untuk melakukan perjalanan sesuai dengan relasi yang tertera pada tiket dan tidak melebihi relasi perjalanan, demi menjaga ketertiban dan kenyamanan bersama,” ujar Mahendro.

KAI Daop 8 Surabaya berkomitmen untuk terus memberikan layanan terbaik kepada masyarakat selama masa Angkutan Lebaran 2026, serta memastikan perjalanan arus balik berlangsung aman, lancar, dan berkesan.(D1)

Komentar

Berita Terkait