oleh

Aksi Solidaritas Mahasiswa Do’a bersama untuk Almarhum Randi Dan Untuk Bangsa

Tangerang Selatan,Detiknews.id-Ratusan Mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi di tangerang selatan dan Personil Kepolisian Polres Tangerang Selatan melaksanakan Sholat Ghoib atas meninggalnya rekan mahasiswa dari Universitas Halu Oleo ( UHO ) kendari dan Do’a bersama untuk persatuan bangsa.

Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) mendatangi Polres Tangerang Selatan untuk menghadiri aksi bertemakan Gerakan Solidaritas Pulihkan Indonesia dan Do’a bersama untuk Bangsa di lapangan Polres Tangerang Selatan,Rabu (09/10/2019) malam

Aksi gerakan Solidaritas tersebut ditandai dengan sholat Ghaib dan memanjatkan Do’a untuk Almarhum Randi yang dipimpin langsung oleh Kapolres Tangsel AKBP Ferdy Irawan

info DetikNews.ID

lanjut baca berita

Ketua PMII Ciputat Fahmi Dzakky mengatakan dalam orasinya ” kegiatan ini adalah Do’a bersama untuk Almarhum Randi dan Do’a bersama untuk keamanan kedamaian negara agar Indonesia tetap kondusif,tak lupa siswa dari PMII membawa bunga mawar dan Fhoto Almarhum Randi “,kata Fahmi

Fahmi menambahkan Kita sama-sama Do’akan kita khususkan untuk saudara kita Randi yang telah meninggal dunia pada tanggal 26 september lalu

Sementara AKBP Ferdy Irawan Kapolres Tangsel menyampaikan duka cita yang dikelola Keluarga Almarhum Randi

” Kami turut berduka cita atas maninggalnya rekan kita An.Randi (Kendari) semoga amal ibadah beliau diterima disisi Allah SWT. Semoga dalam kejadian ini dapat menjadi pengalaman kita agar tidak terjadi lagi khususnya di wilayah Kota Tangerang Selatan”

Kedepannya akan masih ada lagi agenda nasional yang akan kita hadapi, saya berharap rekan-rekan dari PMII dapat menjaga kondusifitas wilayah Kota Tangsel menjadi lebih baik, alangkah baiknya lagi untuk menghadapi hal tersebut dapat berdiskusi dalam forum-forum resmi sehingga akan mendapatkan hasil yang baik,ujar Kapolres

“Keberadaan mahasiswa ini akan menjadi sarana kontrol pemerintaj atau pejabat agar bisa dijalur yang benar,tapi perlu kita bahas sebelum kita kritik agar dikaji lebih dalam apan yang disampaikan” (nur)

Komentar

Berita Terkait