9 Pemuda Diamankan Polisi di Cikokol Kota Tangerang

Detiknews.id.Tangerang – Sebanyak 9 orang pemuda diamankan Kepolisian Polsek Tangerang karena diduga akan pelaku tawuran didepan Transmart Cikokol, Kota Tangerang, Minggu (12/5/19) dini hari.


info

DetikNews.ID



Ada yang Menarik


lanjut baca berita


Adapun para pemuda tersebut sering melakukan aksinya di Jembatan Merah Kampung Babakan, Cikokol, Jalab MH Thamrin, Kebon Nanas, Tangerang dan Jalan Benteng Betawi, Tanah Tinggi, Tangerang.

Menurut Kapolsek Tangerang, Kompol Ewo Samono, tawuran antar pemuda sering terjadi saat menjelang bulan ramadhan, dengan cara membuat janji melalui facebook, instagram, wechat dan media sosial lainnya, untuk mengadakan pertemuan dengan teman-temannya.

“Hari minggu sekira jam 02 pagi kami dapat informasi akan ada tawuran di Jembatan Merah Babakan, karena dilokasi tersebut sudah kami tempatkan beberapa anggota, baik yang pakaian dinas maupun preman, Alhamdulillah 1 pemuda inisial GA terduga pelaku tawuran kami amankan,” terangnya.

Ewo mengatakan, selain pemuda inisial GA, pihaknya juga mengamankan 8 orang pemuda berinisial R (22), RA (20), ARN (21), MSM (22), AS (22), RM (19), MI (19), dan WD (20), yang saat itu diduga akan melakukan tawuran bersama teman-temannya di sekitar Kota Tangerang.

“Terhadap pelaku tawuran yang kita amankan, bila tidak bawa senjata tajam dilakukan pembinaan dari Unit Bimas, namun sebagai efek jera tetap kita dilakukan penangkapan selama 1X24 jam, kita juga beri penjelasan pada keluarganya, agar buat surat pernyataan tidak ulangi lagi, diketahui Rt, Rw dan Lurah setempat,” ucapnya.

Lanjut Ewo memaparkan, bilamana yang diamankan masih sekolah, harus diketahui kepala sekolahnya, sedangkan untuk yang kedapatan membawa senjata tajam tetap di proses menurut hukum yang berlaku, untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

“Sampai saat ini kami masih lakukan pemeriksaan terhadap pelaku yang bawa senjata tajam. Serta dalami apa motif atas tawuran yang mereka lakukan,” ungkapnya.

Ewo mengaku, saat anggotanya melakukan penangkapan, sempat mendapatkan perlawanan dari pemuda yang tawuran, dengan cara mengayunkan celurit, namun dapat dihindari, dan hanya terkena pukulan bambu di kepala anggotanya.

“Kepada warga yang punya anak muda, saya minta jangan ikut-ikutan tawuran, balapan liar, konvoi motor serta disarankan tidak nongkrong-nongkrong hingga dini hari, agar tidak terjadi hal-hal yang bahayakan dirinya dan orang lain,” pesannya.

Saat ini Polsek Tangerang telah membentuk 3 kelompok tim, masing-masing tim dipimpin seorang perwira yang di tempatkan dititik rawan tawuran, dan apabila dibutuhkan bisa mengendalikan situasi, serta melakukan penyelidikan terhadap kelompok pemuda tersebut.

Komentar

Berita Terkait